digtara.com -Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjen Pas) Nusa Tenggara Timur (NTT) berpartisipasi dalam bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pasar murah yang diselenggarakan oleh Polda NTT di lapangan Bhayangkara Polda NTT.
Bazar UMKM dan pasar murah ini digelar selama tiga hari, 3–5 Juli 2026 diikuti 123 UMKM berbagai usaha.
Keikutsertaan Kanwil Ditjen Pas NTT menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui promosi dan pemasaran berbagai produk unggulan hasil karya WBP dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Nusa Tenggara Timur.
Beragam produk dipamerkan dan dipasarkan, mulai dari kain tenun, kerajinan tangan, tas rajut, aneka kue basah dan camilan, hingga sayuran hidroponik serta buah-buahan.
Sejak hari pertama pelaksanaan bazar, booth Kanwil Ditjen Pas NTT mencuri perhatian pengunjung.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung yang singgah untuk melihat langsung kualitas produk sekaligus membeli hasil karya Warga Binaan.
Baca Juga: Terapi USEFT Jadi Ikhtiar Kapolda NTT Jamin Kesehatan Mental Anggota dan Masyarakat
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Decky Nurmansyah, mengatakan bahwa kehadiran produk Warga Binaan dalam bazar ini merupakan wujud nyata hasil pembinaan yang telah berjalan di seluruh UPT Pemasyarakatan di NTT.
"Setiap produk yang dipamerkan merupakan hasil kerja keras dan proses pembinaan yang dijalani Warga Binaan. Kami ingin menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan, kreativitas, dan kesempatan untuk berkarya serta memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Dukungan masyarakat melalui pembelian produk ini menjadi semangat bagi mereka untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Decky.
Kapolda NTT, Rudi Darmoko, juga memberikan apresiasi atas keikutsertaan Kanwil
Ditjen Pas NTT dalam bazar tersebut serta kualitas produk hasil karya Warga Binaan.
"Produk-produk karya Warga Binaan ini sangat baik dan memiliki kualitas yang membanggakan. Ini membuktikan bahwa program pembinaan di Pemasyarakatan berjalan dengan baik. Kami mendukung penuh agar karya-karya seperti ini semakin dikenal masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi Warga Binaan maupun perekonomian daerah," ungkap Kapolda NTT.
Partisipasi Kanwil Ditjen Pas NTT dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, melalui penguatan pembinaan kemandirian Warga Binaan, peningkatan produktivitas, dan pemberdayaan ekonomi yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.