digtara.com -Sebanyak 15 orang siswa-siswi sekolah asal Dusun Lohaen, Desa Landu, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, NTT selamat saat kapal body batang yang ditumpangi mengalami kecelakaan pada Selasa (14/7/2026) pagi.
Para siswa-siswi ini menumpang kapal body batang yang dinahkodai Jems Djami.
Siswa naik kapal dari Pelabuhan Namoninilu daratan Desa Oebou, dengan tujuan siswa-siswi tersebut pergi ke sekolah.
Kecelakaan kapal terjadi di perairan laut Namoninilu, Desa Oebou, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao.
Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono melalui Kapolsek Rote Barat Daya, Ipda Subur Gunawan membenarkan kejadian ini.
"Terjadi kecelakaan laut kapal body batang pengangkut anak sekolah pada Selasa 14 Juli 2026, sekitar pukul 07.15 Wita," ujar Kapolsek pada Selasa siang.
Baca Juga: Kasus KDRT P21, Mantan Kades di Rote Ndao Diserahkan ke Kejaksaan
Sekitar pukul 07.10 Wita, nahkoda kapal body batang, Jems Djami mengantarkan siswa-siswi
sekolah asal Dusun Lohaen Desa Landu, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten
Rote Ndao menuju ke pelabuhan Namoninilu daratan Desa Oebou untuk ke
sekolah.
Dalam perjalanan, kapal body batang tersebut mengalami kerusakan pada kemudi kapal (stir) yang menyebabkan kapal body batang tersebut terbalik.
Saat kejadian tersebut, warga dusun Lohaen, Jusuf Kiki dan Johanis Kiki melihat kejadian tersebut dari pantai Dusun Lohaen, Desa Landu.
Mereka segera menyusul menggunakan dua buah kapal body batang untuk menolong siswa-siswi dan nahkoda kapal yang tenggelam tersebut.
"Setelah melakukan pertolongan kepada korban tenggelam, Yusuf Kiki dan Johanis Kiki menarik kembali kapal body batang milik Jems Djami kembali ke pantai Dusun Lohaen bersama dengan siswa-siswi yang mengalami kecelakan tersebut," ujar Kapolsek.
Kapolsek memastikan bahwa nahkoda dan siswa-siswi SMP, SMA dan SMK dalam keadaan sehat.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya ada kerusakan pada kemudi kapal body batang dan 13 handpone milik siswa-siswi serta satu buah ijazah dari Jali Haning serta satu buah surat keterangan lulus milik Jali Haning.
Anggota Polsek Rote Barat Daya dipimpin Kapolsek Rote Barat Daya bersama 11 personil Polsek Rote Barat Daya menuju ke pantai Namoninilu, Desa Oebou, Kecamatan Rote Barat Daya.
Kapolsek Rote Barat Daya dan personil Polsek Rote Barat Daya tiba di pantai Namoninilu, Desa Oebou dan langsung bertolak ke Dusun Lohaen menggunakan dua buah kapal body batang milik warga setempat.
Tiba di Dusun Lohaen, Desa Landu, Kecamatan Rote Barat Daya, Kapolsek bertemu dengan nahkoda Jems Djami dan siswa-siswi yang mengalami kecelakaan dan warga masyarakat setempat.
Kapolsek Rote Barat Daya bersama personil Polsek Rote Barat Daya mengecek kondisi korban kecelakaan dan kondisi kapal body batang yang digunakan pada saat kecelakaan.
"Situasi di Dusun Lohaen,Desa Landu, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao aman terkendali," ujar Kapolsek.
Baca Juga: Kasus KDRT P21, Mantan Kades di Rote Ndao Diserahkan ke Kejaksaan Situasi laut pada saat kecelakaan lapal body batang juga dalam keadaan tenang.
Kapolsek memastikan kalau kecelakaan tersebut terjadi karena kemudi kapal mengalami kerusakan (patah).