digtara.com -Peringatan 23 tahun anniversary leting 22/27 TFTT Polda NTT digelar melalui kegiatan sosial.
Anggota Polri leting 22/27 TFTT Polda NTT menyalurkan bantuan sosial (Bansos) untuk warga Batakte, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.
Kegiatan sosial yang digelar pada Jumat (17/7/2026) ini juga diisi dengan pemberian tali asih kepada leluarga rekan seangkatan.
Kegiatan tahun 2026 ini mengusung tema "23 Tahun TFTT Polda NTT Mengukir Pengabdian, Mempererat Kebersamaan, Memperkokoh Solidaritas, dan Menguatkan Profesionalisme dalam Semangat Presisi untuk Negeri".
Aksi sosial ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan di antara sesama anggota dan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, personel angkatan 22/27 TFTT Polda NTT menyalurkan 23 paket bantuan sosial kepada 23 kepala keluarga di Kelurahan Batakte.
Baca Juga: Berantas Penyelundupan, Ratusan Ballpress Pakaian Bekas Impor Ilegal Dilimpahkan Polda NTT ke Kejaksaan
Setiap paket berisi kebutuhan pokok berupa beras, mi instan, telur, minyak goreng, dan gula yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Tak hanya berbagi dengan masyarakat, rangkaian anniversary juga diisi dengan kunjungan kepada sejumlah rekan seangkatan yang sedang menderita sakit menahun.
Selain memberikan dukungan moril, rombongan juga menyerahkan tali asih dan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian serta kebersamaan yang terus terjalin meski di tengah berbagai keterbatasan.
Kepedulian tersebut juga diberikan kepada keluarga personel letting 22/27 TFTT yang telah meninggal dunia saat menjalankan tugas.
Bantuan dan tali asih diserahkan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan yang telah terbangun selama ini.
Ketua TFTT NTT, Aiptu Godlief Amnifu, mengatakan peringatan 23 tahun pengabdian ini bukan sekadar kegiatan untuk mengenang perjalanan bersama, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi kepada masyarakat serta memperkuat rasa persaudaraan di antara sesama letting.
"Anniversary ke-23 ini kami maknai sebagai wujud rasa syukur atas penyertaan Tuhan selama perjalanan pengabdian kami di Kepolisian. Karena itu, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan sekaligus memastikan bahwa tidak ada rekan seperjuangan maupun keluarga anggota yang merasa sendiri. Solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan adalah nilai yang terus kami jaga hingga hari ini," ujar Aiptu Godlief Amnifu.
Baca Juga: Soroti RSUD Kefamenanu, Kuasa Hukum Anggota DPRD Kabupaten TTU Minta Polisi Dalami Ketersediaan Anti Venom
Ia menambahkan, semangat Presisi yang diusung Polri harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.
"Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, mempererat hubungan antara Polri dan warga, serta menjadi pengingat bahwa pengabdian seorang anggota Polri tidak hanya dilakukan melalui tugas di lapangan, tetapi juga melalui kepedulian dan aksi sosial yang menyentuh masyarakat secara langsung," tambahnya.
Melalui rangkaian kegiatan sosial tersebut, personel angkatan 22/27 TFTT Polda NTT berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun selama 23 tahun dapat terus terpelihara, sehingga semakin memperkokoh solidaritas internal sekaligus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.