Tiga Unit Rumah Tinggal di Kawasan Perumahan BTN Kolhua Terbakar

Imanuel Lodja - Selasa, 21 Juli 2026 12:10 WIB
ist
Tiga Unit Rumah Tinggal di Kawasan Perumahan BTN Kolhua Terbakar

digtara.com - Tiga unit rumah permanen di Perumahan Lopo Indah Permai BTN Kolhua, Blok Y1, RT 37/RW 13, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang terbakar pada akhir pekan lalu.Sejumlah warga awalnya melihat kepulan asap keluar dari bagian belakang salah satu rumah warga.

Api dengan cepat merambat ke dua rumah lainnya yang bersebelahan dengan rumah pertama yang berada di lokasi yang sama.

Kawasan permukiman yang padat penduduk dan berada di dalam kompleks perumahan menjadikan potensi penyebaran api ke rumah-rumah di sekitarnya sangat besar apabila tidak segera ditangani.

Piket Polsek Maulafa dipimpin Kapolsek Maulafa, AKP M. L. Petterson Riwu segera bergerak menuju lokasi kejadian.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), personel Polsek Maulafa bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Kolhua, Aiptu I Ketut Widiantara dan warga sekitar, langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya guna mencegah meluasnya kobaran api.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kupang tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman.

Baca Juga: Hilang Satu Hari, Tubuh IRT di Malaka Ditemukan Saat Dimangsa Buaya

Setelah api dinyatakan padam, Tim Identifikasi Polresta Kupang Kota melakukan olah TKP terhadap ketiga rumah yang terdampak kebakaran.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari melalui Kapolsek Maulafa, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya bersama jajaran langsung turun ke lokasi untuk memastikan proses pemadaman berjalan dengan baik serta melakukan pengamanan di area kejadian.

"Kami mengapresiasi kesigapan warga yang dengan cepat melaporkan kejadian ini dan turut membantu upaya pemadaman awal. Kerja sama antara masyarakat, Polsek Maulafa, dan Damkar Kota Kupang menjadi kunci utama sehingga api dapat segera dikendalikan, dan tidak meluas ke rumah-rumah lain di sekitar TKP," ujar Kapolsek Maulafa.

Kapolsek Maulafa juga menyampaikan himbauan kepada seluruh warga, agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau seperti saat ini.


"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu memeriksa peralatan listrik maupun kompor di rumah masing-masing, pastikan telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah dan tidak membakar sampah sembarangan, mengingat kondisi cuaca panas dan angin kencang dapat mempercepat penyebaran api. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari," tegasnya.

Hingga saat ini, faktor penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

Para korban juga belum dapat memberikan data kerugian material secara pasti, dan masih menunggu dilakukan pendataan tingkat kerusakan bangunan.

Beruntung dalam peristiwa kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa, dan para korban pemilik rumah tidak melakukan tindakan hukum terhadap peristiwa yang terjadi dan menerima sebagai musibah.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

PN Kupang Tolak Gugatan Praperadilan Admin Lika Liku NTT

Nusantara

Polsek Raimanuk Sosialisasikan Pencegahan Dan Penanganan Tindak Kekerasan di Lingkungan Pendidikan Kepada Siswa SMA Negeri Raimanuk

Nusantara

Hilang Satu Hari, Tubuh IRT di Malaka Ditemukan Saat Dimangsa Buaya

Nusantara

Polres Sumba Timur Punya Ruangan Baru Sat Resnarkoba

Nusantara

Tersangka Dugaan Persetubuhan Anak Ditangkap Tim Zero Ditres PPA dan PPO Polda NTT

Nusantara

Miras Picu Keributan Kakak Beradik di Kupang