digtara.com - Puluhan personel Dit Samapta Polda NTT dipimpin Danton Raimas, Aipda Dickson Hermanus Lay melakukan patroli Presisi di wilayah Kota dan Kabupaten Kupang.Patroli dilakukan sejak Senin (20/7/2026) malam hingga Selasa (21/7/2026) pagi dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.
Sasaran
patroli kali ini di pemukiman penduduk, pertokoan dan pasar, perkantoran, pusat keramaian masyarakat serta jalan umum.
Polisi juga menyasar aksi begal, jalur rawan kriminalitas, rawan TPPO, konsumsi minuman keras (Miras), aksi premanisme dan balap liar.
Di awal patroli, Tim patroli perintis presisi bersama piket pos shelter melaksanakan menerima laporan dari masyarakat terkait adanya penganiayaan (KDRT).
Korbannya MM alias Meri (36) mengaku dianiaya oleh suaminya AL alias Andre yang merupakan warga Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Tim patroli perintis presisi bersama piket pos shelter langsung menuju ke tempat kejadian mengamankan korban dan pelaku serta membawa ke pos shelter untuk mediasi kepada korban dan pelaku.
Baca Juga: Kapolres Pastikan Keamanan Pasca Bentrok di Adonara Timur-Flores Timur Mulai Kondusif
Korban mengalami bekas memar karena dipukul oleh pelaku menggunakan tangan dan hamar di sebagian tubuh korban. Pelaku mengakui telah memukul korban menggunakan tangan dan hamar.
Tim membawa korban serta pelaku ke Polresta Kupang Kota untuk menyelesaikan masalah tersebut secara hukum.
Tim patroli perintis presisi kemudian melaksanakan patroli rutin dan menyambangi acara di Jalan Matani Raya, RT 023/RW 007.
Tim menghimbau kepada pemilik acara untuk tidak melakukan konsumsi minuman keras (miras) dan menjaga wilayah tersebut. Jika terjadi hal yang tidak diinginkan segera dilaporkan ke pihak kepolisian.
Tim menyambangi tokoh masyarakat Di Jalan Matani Raya dan Ketua RW 007, Nimrod Sabaat, Ketua RT 023, Jemi Sabaat, Ketua RT 025, Natu Sabaat, Ketua RT 026, Jekson Mokos, Ketua RW 008, Markus Tosi kemudian berpatroli di jalan Sitarda RT 001/RW 001, serta jalan Monitor RT 019 / RW 007.
Tim
patroli berdialog langsung dengan masyarakat dan mendengar keluh kesah dari masyarakat.
Keluh kesah yang didapat dari tiap masyarakat sekaligus sebagai tokoh penting dalam lingkungan masyarakat terkait perkumpulan muda mudi yang duduk nongkrong dan melaksanakan aksi miras.
Tokoh masyarakat berharap tim
patroli selalu melaksanakan
patroli dan menjaga keamanan di seputaran wilayah tersebut agar dapat terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
Tim menghimbau agar dapat berkontribusi bersama anggota Polri dan menjaga keamanan di wilayah tersebut dan selalu mengingatkan kepada muda mudi setempat agar tidak melakukan aksi aksi kriminal guna terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
Anggota patroli perintis presisi melaksanakan patroli dialogis dan menyambangi perkumpulan muda mudi yang sedang duduk nongkrong Di jalan Matani raya RT 023/RW 007.
Polisi berpesan agar pada saat duduk nongkrong tidak melakukan atau melibatkan diri dalam aksi aksi kriminal seperti Miras, tawuran dan aksi pemalakan guna terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah tersebut.
Tim menghimbau kepada muda mudi bahwa maraknya aksi kriminal disebabkan oleh konsumsi Miras yang berlebihan.
Tim patroli perintis presisi melaksanakan patroli rutin dan menyambagi pelaku usaha di jalan terusan Timor Raya.
Baca Juga: Kapolres Pastikan Keamanan Pasca Bentrok di Adonara Timur-Flores Timur Mulai Kondusif
Tim
patroli perintis melaksanakan
patroli rutin dan menggali informasi serta menghimbau agar para pelaku usaha selalu memperhatikan keamanan sekitar guna terhindar dari aksi premanisme dan aksi kriminalitas serta terjaganya kamtibmas di tengah-tengah masyarakat.
Secara umum, situasi Kamtibmas kondusif, dan respon masyarakat terhadap tim patroli Perintis Presisi sangat positif untuk mencegah tindak kriminalitas.