digtara.com - GT (67), seorang pensiunan panitera di Kota Kupang, NTT ditemukan meninggal dunia di kamar nomor 3 kos MJ Home di Jalan Kejora, RT 035/RW 009, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang pada Kamis (23/7/2026) malam.GT yang juga warga Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang saat itu datang bertemu dengan seorang wanita muda, OP (22).
OP sendiri tercatat sebagai warga Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja,
Kota Kupang.
Diperoleh informasi kalau pada Kamis petang, korban menghubungi nomor Whatsapp OP untuk janjian bertemu.
Keduanya janjian untuk bertemu di kos MJ Home di belakang GOR Flobamora Kota Kupang.
OP pun ke lokasi tersebut diantar rekannya J (19) yang juga warga Kelurahan Fontein, Kota Kupang.
Saat OP datang pada Kamis malam, korban sudah menunggu di kamar nomor 03.
Baca Juga: KPK Mengajar Hadir di Kupang Bangun Generasi Antikorupsi dari Ruang Kelas
Keduanya ngobrol sejenak dan berhubungan intim.
OP mengaku melihat korban kelelahan sehingga ia menyarankan korban untuk menghentikan aktivitas tersebut.
OP memilih ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Namun korban berdiri di depan pintu kamar mandi meminta OP agar tidak segera pulang.
Selang beberapa saat, korban tiba-tiba jatuh di depan pintu kamar mandi dan tidak sadarkan diri.
OP kemudian keluar kamar dan memanggil J (19) yang ada di luar kamar untuk meminta bantuan.
J dan OP kemudian masuk kembali ke kamar dan melihat korban sudah terbaring terlentang di lantai dekat pintu kamar mandi.
Keduanya meminta bantuan Al Hadi (53) di sekitar Jalan Kejora, Kelurahan Oebufu.
Saat Al Hadi masuk ke kamar 03 MJ Home, ia mendapati korban terbaring terlentang di lantai dekat pintu kamar mandi dengan kondisi napas yang sangat lemah.
Ia sempat memberikan pertolongan pertama dengan menekan dada korban, namun korban tidak memberikan respons.
Karena kondisi korban tidak berubah, Al Hadi kemudian ke Polsek Kota Raja melaporkan kejadian tersebut.
Baca Juga: Kunker ke NTT, Komisi XIII DPR RI Serap Aspirasi Bidang Hukum, Imigrasi, Pemasyarakatan dan HAM
Piket Regu III Polresta Kupang Kota bersama piket gabungan Polsek Kota Raja mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan TKP dan melakukan penanganan awal.
Jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk visum luar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Sesuai hasil pemeriksaan awal dari pihak medis yang diperkuat dengan keterangan keluarga, korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.
Dugaan tersebut diperkuat dengan keterangan kerabat korban. Keluarga pun menolak dilakukan tindakan lanjutan dan iklas menerima kematian korban.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari yang dikonfirmasi pada Jumat (24/7/2026) membenarkan kejadian ini.
Baca Juga: KPK Mengajar Hadir di Kupang Bangun Generasi Antikorupsi dari Ruang Kelas
"Ya betul, (kejadian) semalam dan dari Polresta Kupang Kota ada laksanakan olah tempat kejadian perkara penemuan seseorang laki-laki yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di salah satu kost/penginapan di
Kota Kupang," ujar Kapolresta.
Polisi sudah memasang garis polisi, mengamankan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi.
Jenazah korban pun langsung dijemput pihak keluarga usai visum luar.