digtara.com - Kecelakaan laut menimpa Kapal Motor (KM) Rangganis yang mengalami mati mesin di perairan Tanjung Watu Manuk Dan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka pada Senin (27/7/2026).Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere pun menerima informasi ini dari Julaeman terkait adanya kapal mati mesin di antara perairan Tanjung Watu Manuk dan Pulau Pemana.
Kapal tersebut berlayar dengan rute awal kapal dari Pulau Sukun menuju Maumere,
Kabupaten Sikka, NTT.
Saat tengah perjalanan menuju Maumere, Kabupaten Sikka, mesin kapal mengalami kendala dan mengakibatkan mati mesin.
Didalam kapal tersebut dengan jumlah penumpang tujuh orang, dan para korban meminta pertolongan kepada Basarnas Maumere untuk di evakuasi.
Selanjutnya, Kantor SAR Maumere langsung menggerakkan tim untuk mengevakuasi para korban yang terombang ambing di laut.
Tim SAR Gabungan langsung berangkat menggunakan RIB menuju lokasi kejadian untuk menyelamatkan para korban.
Baca Juga: Rumah Warga Kabupaten Sikka Hangus Terbakar Saat Penghuni Masih Tidur
Tiba di lokasi, tim tidak menemukan kapal yang dicari akan tetapi tim terus berupaya dan menyisiri laut untuk menemukan kapal tersebut.
Hingga pada pukul 17.31 Wita, Tim SAR gabungan menemukan kapal KM Rengganis pada koordinat 8°18'54.03" S - 122° 7'18.34" E.
Tim SAR Gabungan mengevakuasi terhadap tiga orang menuju daratan terdekat.
Sementara empat orang crew kapal melakukan standby untuk perbaikan terhadap kapal KM Rengganis.
Hingga tibanya di pelabuhan dengan seluruh korban dinyatakan selamat, maka Ops SAR dinyatakan untuk ditutup. Tim SAR Gabungan kembali ke satuan nya masing- masing.
Operasi ini melibatkan unsur SAR dari Lanal Maumere, Polres Sikka dan Polairud Maumere
Tim SAR gabungan menggunakan RIB Kansar Maumere dibantu peralatan medis, Palsar air dan peralatan komunikasi.