digtara.com - ANF (44), seorang petani yang juga warga Dusun Habijanang, Desa Wairbleler, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, NTT ditemukan meninggal dunia dalam kamarnya.Korban ditemukan pada Minggu (26/7/2026) dalam kondisi gantung diri dalam kamar menggunakan tali.
Upaya bunuh diri korban sempat digagalkan istri dan kerabat korban pada Minggu pagi. Namun korban nekat tetap melakukan upaya bunuh diri hingga ditemukan meninggal dunia pada Minggu siang.
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah RT 027/RW 007, Dusun Habijanang, Desa Wairbleler, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka.
Peristiwa tragis itu terungkap setelah sebelumnya korban sempat melakukan percobaan bunuh diri pada Minggu pagi.
Berdasarkan keterangan A, salah satu kerabat, sekitar pukul 11.00 WITA, korban sempat ditemukan melakukan upaya gantung diri.
Kerabat korban yang melihat kejadian tersebut kemudian segera bertindak. Dengan menggunakan sebilah parang, tali yang digunakan korban dipotong sehingga korban berhasil diselamatkan dari upaya pertama tersebut.
Baca Juga: Dihantam Angin dan Gelombang, Perahu Ikan Milik Warga Sabu Raijua Tenggelam di Pantai
Namun, situasi kemudian berubah tegang.Sekitar 30 menit setelah berhasil diselamatkan, korban disebut mengusir kerabat dan istrinya keluar dari rumah.
Istri korban kemudian meninggalkan lokasi, sementara kerabat korban masih berada di sekitar rumah.
Korban kemudian melarang kerabatnya untuk mendekat sambil mengeluarkan ancaman.
Karena merasa takut, kerabat korban akhirnya meninggalkan rumah korban dan memilih bersembunyi di atas pohon jambu mete yang berada tidak jauh dari lokasi.
Dari tempat persembunyiannya, kerabat korban masih mengamati pergerakan korban. Ia melihat korban membawa seember air dan masuk ke dalam WC.
Tidak lama berselang, korban keluar dari WC dan masuk kembali ke dalam rumah. Selanjutnya, korban menutup seluruh pintu dan jendela rumah.
Melihat kondisi tersebut, kerabat korban kemudian pergi menemui keluarga dan menceritakan rangkaian kejadian yang baru saja disaksikannya.
Mendengar informasi tersebut, kerabat lainnya langsung menuju rumah korban. Setibanya di lokasi, para kerabat mendapati seluruh pintu dan jendela rumah dalam keadaan tertutup.
Bersama seorang warga lainnya, mereka kemudian berupaya membuka paksa salah satu jendela untuk masuk ke dalam rumah dan memastikan kondisi korban.
Saat berhasil masuk ke dalam rumah, mereka dikejutkan oleh pemandangan tragis. Korban ditemukan telah tergantung di dalam kamar dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Keduanya kemudian keluar dari rumah dan melaporkan kejadian tersebut kepada Linmas serta Kepala Desa Wairbleler.
Kepala Desa Wairbleler selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas melalui sambungan telepon untuk melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.
Baca Juga: Dihantam Angin dan Gelombang, Perahu Ikan Milik Warga Sabu Raijua Tenggelam di Pantai Aparat kepolisian langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pengamanan dan pemeriksaan awal, serta melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Waigete.
Polisi juga berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Waigete untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban serta menghubungi Tim Identifikasi Polres Sikka.
Olah TKP kemudian dilakukan oleh Tim Identifikasi Polres Sikka dipimpin Kapolsek Waigete, Iptu Muhammadong didampingi Kaur Identifikasi Polres Sikka, Aipda Kristoforus Shuri.
Sementara pemeriksaan luar terhadap tubuh korban dilakukan oleh dokter Puskesmas Waigete, dr. Bernarda Karina Karwayu, bersama tenaga medis Puskesmas Waigete.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan tersebut, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri.
Pihak keluarga kemudian menyatakan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.
Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan penolakan otopsi.
Setelah seluruh proses pemeriksaan dan penanganan di lokasi selesai dilakukan, jenazah korban kemudian disemayamkan di rumah duka yang juga merupakan kediaman korban di Dusun Habijanang, Desa Wairbleler, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka.
Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Rangkaian kejadian yang bermula dari upaya percobaan bunuh diri pada Minggu pagi dan berakhir dengan ditemukannya korban meninggal dunia di dalam rumah menjadi perhatian serius warga setempat.
Pihak Kepolisian masih melakukan pengumpulan bahan keterangan dan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa tersebut guna memastikan seluruh fakta kejadian secara utuh.
Di tengah peristiwa tragis tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan perubahan perilaku maupun persoalan yang sedang dihadapi anggota keluarga, kerabat, maupun orang-orang di sekitar.
Komunikasi yang terbuka, kepedulian, serta kehadiran orang-orang terdekat menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri.
Masyarakat juga diharapkan segera memberikan perhatian dan mencari bantuan apabila menemukan seseorang yang menunjukkan tanda-tanda keputusasaan atau berpotensi membahayakan dirinya.
Persoalan yang dihadapi hendaknya tidak dipendam seorang diri, melainkan segera disampaikan kepada keluarga, tokoh masyarakat, pemerintah desa, maupun pihak Kepolisian untuk mendapatkan penanganan dan pendampingan lebih lanjut.
Baca Juga: Dihantam Angin dan Gelombang, Perahu Ikan Milik Warga Sabu Raijua Tenggelam di Pantai
Kepolisian mengingatkan seluruh masyarakat agar senantiasa meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Setiap informasi maupun kejadian yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas agar segera dilaporkan kepada pihak Kepolisian terdekat untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.