digtara.com -Sebuah kapal ikan jenis lampara tenggelam di lokasi tambat Pantai Kebila, Desa Raedewa, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, NTT pada Rabu (29/7/2026).
Kapal milik Edison Riwu tersebut diduga tenggelam sekitar pukul 03.00 Wita saat sedang berlabuh sekitar 300 meter dari bibir pantai.
Berdasarkan keterangan para saksi, pada malam sebelumnya, para anak buah kapal sempat memompa air yang masuk ke dalam kapal.
Kapal pun berlabuh dan ditambatkan di pantai. Namun saat dilakukan pengecekan pada pagi hari, kapal telah tenggelam.
Bhabinkamtibmas Desa Raedewa segera mendatangi lokasi untuk membantu proses evakuasi bersama BPBD, nelayan, dan masyarakat.
Bhabinkamtibmas bersama personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sabu Raijua, nelayan, dan masyarakat bergotong royong membantu proses evakuasi sebuah kapal
Baca Juga: Berkas Lengkap, Kakek Pencabul Bocah Perempuan di Lembata Diserahkan ke Jaksa
Upaya evakuasi dilakukan menggunakan peralatan manual sambil menunggu bantuan alat berat berupa ekskavator dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten
Sabu Raijua.
Dugaan sementara,
kapal tenggelam akibat air masuk melalui pipa pembuangan yang mengalami kelonggaran.
Meski mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 700 juta, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulus Naatonis menghimbau masyarakat untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kapal sebelum digunakan maupun saat berlabuh guna mencegah terjadinya insiden serupa.
"Harus cek kondisi kapal saat diparkir dan sebelum digunakan sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," ujar Kapolres.