KPK Perluas Gerakan Pencegahan Korupsi Hingga Kabupaten TTS-NTT

Imanuel Lodja - Jumat, 31 Juli 2026 16:20 WIB
ist
KPK Perluas Gerakan Pencegahan Korupsi Hingga Kabupaten TTS-NTT

digtara.com -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperluas gerakan pencegahan korupsi hingga ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gerakan ini digiatkan untuk mengajak pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat membangun budaya antikorupsi sebagai fondasi tata kelola pemerintahan yang bersih dan berdampak bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan rangkaian Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) di aula Mutis, Kantor Bupati TTS, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan ini pun menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara KPK, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, legislatif, dunia pendidikan, serta masyarakat dalam membangun ekosistem antikorupsi yang berkelanjutan.

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi (Soskam) KPK, Amir Arief hadir bersama Bupati TTS Eduard Markus Lioe, Ketua Pengadilan Negeri Soe, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, jajaran perangkat daerah, serta berbagai unsur masyarakat.

Amir Arief menegaskan bahwa pencegahan korupsi perlu dibangun sebagai gerakan bersama yang hadir dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya menjadi agenda institusi penegak hukum.

Baca Juga: Patroli Tim URC Polres Sumba Barat Daya Tolong Korban Penganiayaan dan Amankan Pelaku

Karena itu, penguatan karakter melalui pendidikan, keteladanan, dan partisipasi publik menjadi bagian penting untuk membentuk lingkungan yang tidak memberikan ruang bagi praktik korupsi.

"Upaya pemberantasan korupsi tidak dapat hanya mengandalkan penindakan setelah pelanggaran terjadi. Dengan membangun kesadaran kolektif menjadi investasi jangka panjang untuk memastikan nilai kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, kedisiplinan, dan keberanian menolak korupsi tumbuh sejak dini dan menjadi bagian dari budaya masyarakat," ujar Amir.

Bupati TTS Eduard Markus Lioe, menyampaikan bahwa integritas merupakan fondasi dalam menjalankan pemerintahan sekaligus prasyarat bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Tata kelola yang transparan dan akuntabel, menurutnya, diperlukan agar kebijakan dan anggaran pemerintah dapat dikelola secara tepat serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.


Melalui JNBA, KPK mendorong pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk membangun ekosistem antikorupsi yang berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diterjemahkan menjadi aksi nyata melalui penguatan edukasi, keteladanan, pengawasan, serta partisipasi masyarakat dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan.

Sebagai bentuk penguatan sinergi, Pemerintah Kabupaten TTS juga menyerahkan plakat apresiasi kepada KPK.

Rangkaian JNBA ditutup dengan penandatanganan Komitmen Bersama menjaga nilai-nilai integritas menuju Indonesia Emas 2045 oleh Bupati TTS, Wakil Bupati, Ketua DPRD, dan Sekretaris Daerah sebagai penegasan komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas sejalan dengan upaya pencegahan korupsi yang diinisiasi KPK.

KPK berharap komitmen tersebut menjadi pijakan bagi Pemerintah Kabupaten TTS dan masyarakat untuk terus menjaga integritas dalam setiap proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, budaya antikorupsi diharapkan tumbuh sebagai kekuatan bersama untuk mencegah penyimpangan, meningkatkan kepercayaan publik, dan memastikan pembangunan daerah memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi daerah.

Baca Juga: Patroli Tim URC Polres Sumba Barat Daya Tolong Korban Penganiayaan dan Amankan Pelaku

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Patroli Tim URC Polres Sumba Barat Daya Tolong Korban Penganiayaan dan Amankan Pelaku

Nusantara

Tim URC Burhan Polres Ende Tangkap Pelaku Curanmor

Nusantara

Selisih Paham Di Acara Adat, Guru Di Sumba Barat Daya Terluka Dianiaya Rekannya

Nusantara

Kapal Milik Warga Sabu Raijua Tenggelam Saat Berlabuh di Pantai

Nusantara

Baru Menikah, Pria di Lembata Malah Perkosa Anak Tirinya

Nusantara

Polda NTT Dukung BP3MI Latih Ketrampilan Calon Tenaga Kerja Dalam Berbagai Bidang