Polres Sikka Bekuk Residivis Curanmor

Imanuel Lodja - Sabtu, 01 Agustus 2026 10:00 WIB
ist
Aparat keamanan saat mengamankan pelaku pencurian

digtara.com -Pelarian seorang residivis yang diduga kembali beraksi dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) akhirnya terhenti di tangan Tim Resmob Satreskrim Polres Sikka.

Pasca melakukan serangkaian penyelidikan intensif yang melibatkan koordinasi lintas wilayah, aparat kepolisian berhasil mengungkap dua kasus pencurian kendaraan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat, sekaligus mengamankan tiga unit kendaraan yang diduga merupakan hasil tindak pidana.

Pengungkapan perkara ini merupakan tindak lanjut dari laporan polisi nomor LP/B/44/IV/2026/SPKT/Polres Sikka/Polda NTT terkait kasus pencurian sepeda motor serta laporan polisi nomor LP/B/63/V/2026/SPKT/Polres Sikka/Polda NTT mengenai pencurian satu unit mobil pick up yang terjadi di wilayah hukum Polres Sikka.

Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang memberikan informasi kepada aparat kepolisian mengenai keberadaan satu unit sepeda motor Honda CBR warna merah yang diduga merupakan hasil tindak pidana dan berada di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.

Informasi tersebut langsung direspons oleh Tim Resmob Polres Sikka. Tim berkoordinasi dengan Polsek Mauponggo untuk memastikan keberadaan kendaraan dimaksud.

Hasilnya, aparat berhasil menemukan sepeda motor tersebut dan mengamankan seorang pria berinisial AWS alias Berto yang saat itu menguasai kendaraan tersebut.

Baca Juga: KPK Perluas Gerakan Pencegahan Korupsi Hingga Kabupaten TTS-NTT

Pengamanan terhadap AWS menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mengurai rangkaian kasus yang ternyata jauh lebih besar dari dugaan awal.

Dipimpin Kasat Reskrim Polres Sikka, Iptu Reinhard Dionisius Siga, Tim Resmob kemudian melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap AWS.

Dari hasil interogasi, penyidik memperoleh keterangan bahwa sepeda motor Honda CBR tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial SBDBK alias Bernard, warga Kabupaten Sikka.

Tim Resmob segera melakukan pengembangan. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, petugas akhirnya berhasil melacak keberadaan Bernard dan mengamankannya tanpa perlawanan.

Dalam pemeriksaan, Bernard mengakui telah mencuri satu unit sepeda motor Honda CBR dan satu unit mobil pick up.

Modus operandi yang digunakan terbilang sederhana, namun efektif.

Pelaku diduga terlebih dahulu mengincar kendaraan yang sedang terparkir, kemudian membuka paksa bagian kendaraan sebelum menghidupkan mesin menggunakan sambungan kabel kontak.

Cara tersebut memungkinkan kendaraan dibawa kabur dalam waktu singkat tanpa menggunakan kunci asli.


Penyidik kemudian melakukan pendalaman terhadap keberadaan mobil pick up hasil pencurian tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kendaraan itu sempat dibawa menuju Kabupaten Nagekeo sebelum akhirnya dipindahkan lagi ke Kabupaten Ende untuk disembunyikan.

Penyidik menemukan fakta bahwa kendaraan tersebut diduga telah mengalami perubahan bentuk dan warna dengan tujuan menghilangkan identitas aslinya sehingga menyulitkan proses pelacakan.

Meski demikian, upaya tersebut tidak berhasil mengelabui penyidik.

Tim Resmob Polres Sikka akhirnya berhasil menemukan sekaligus mengamankan mobil tersebut sebagai barang bukti.

Dalam pemeriksaan lanjutan, pelaku juga mengakui pernah mencuri satu unit sepeda motor Yamaha Vixion di wilayah Kabupaten Sikka.

Baca Juga: KPK Perluas Gerakan Pencegahan Korupsi Hingga Kabupaten TTS-NTT

Pengakuan tersebut kini masih terus didalami penyidik untuk memastikan keterkaitannya dengan laporan polisi lainnya maupun kemungkinan adanya korban tambahan.

Tidak menutup kemungkinan, pengembangan perkara akan mengungkap rangkaian tindak pidana lain yang memiliki pola serupa.

Dari hasil pengungkapan kasus ini, Tim Resmob Polres Sikka berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Polisi mengamankan satu unit mobil pick up warna putih tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Satu unit sepeda motor Honda CBR warna merah tanpa TNKB dan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam tanpa TNKB.

Seluruh barang bukti kini telah diamankan di Satreskrim Polres Sikka guna kepentingan proses penyidikan dan pembuktian di persidangan.

Kasat Reskrim Polres Sikka, Iptu Reinhard Dionisius Siga menegaskan bahwa penyidikan terhadap perkara tersebut belum berhenti.

Tim penyidik masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap secara utuh rangkaian tindak pidana yang diduga dilakukan pelaku.

Ia memastikan seluruh barang bukti akan diproses sesuai ketentuan hukum sebelum nantinya dikembalikan kepada pemilik yang sah.

"Kami akan terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian tindak pidana yang diduga dilakukan pelaku. Setiap informasi akan kami dalami secara profesional agar seluruh fakta hukum terungkap secara menyeluruh. Barang bukti yang telah diamankan juga akan dikembalikan kepada pemilik yang sah sesuai mekanisme hukum yang berlaku," tegas Iptu Reinhard.

Baca Juga: Patroli Tim URC Polres Sumba Barat Daya Tolong Korban Penganiayaan dan Amankan Pelaku


Penyidik juga mengungkap bahwa terduga pelaku utama merupakan seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor yang sebelumnya pernah menjalani hukuman pidana.

Kini, yang bersangkutan kembali harus berhadapan dengan proses hukum setelah diduga mengulangi perbuatannya.

Saat ini, pelaku bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Satreskrim Polres Sikka untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, penyidik masih terus menelusuri kemungkinan adanya barang bukti lain maupun keterlibatan pihak lain dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor tersebut.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Tumpahan Minyak Cemari Perairan Semau, Direktur Polairud Polda NTT Terjunkan Tim

Nusantara

KPK Perluas Gerakan Pencegahan Korupsi Hingga Kabupaten TTS-NTT

Nusantara

Patroli Tim URC Polres Sumba Barat Daya Tolong Korban Penganiayaan dan Amankan Pelaku

Nusantara

Tim URC Burhan Polres Ende Tangkap Pelaku Curanmor

Nusantara

Selisih Paham Di Acara Adat, Guru Di Sumba Barat Daya Terluka Dianiaya Rekannya

Nusantara

Kapal Milik Warga Sabu Raijua Tenggelam Saat Berlabuh di Pantai