Aniaya Rekan Hingga Tewas, Satu Pelaku Di Sumba Barat Daya Diamankan Polisi Dan Satu Masih Kabur

Imanuel Lodja - Rabu, 05 Agustus 2026 14:30 WIB
net
Ilustrasi.

digtara.com -Kasus pengeroyokan dan penganiayaan menggunakan benda tajam hingga korban meninggal dunia terjadi lagi di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kasus ini menimpa korban DNH alias Ndara (46), seorang petani yang juga warga Lingo Panighi, Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Ia dikeroyok hingga meninggal dunia pada Selasa (4/8/2026) dalam kebun di Kampung Jati, Desa Kori, Kecamatan Kodi Utara.

Para pelaku adalah rekan korban masing-masing ALL alias Abner (35) dan GR alias Gera (26).

Abner yang juga warga Kampung Palodi Coda, Desa Wailabubur, Kecamatan Kodi Utara sempat melarikan diri pasca kejadian ini.

Namun ia berhasil diamankan tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Sumba Barat Daya.

Baca Juga: Warga di Kabupaten TTS Tewas Tersengat Aliran Listrik

Sementara Gera, warga Kampung Bikaha, Desa Kahale, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya sementara dalam proses pencarian dan pengejaran aparat keamanan.

Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yakobus K. Sanam dalam keterangannya pada Selasa malam mengakui kalau kasus ini berawal saat korban dan rekannnya Rafael Ra Pica (37) sedang mengisi pulsa di sebuah counter.

"Secara tidak sengaja, korban berpapasan dengan para terduga pelaku tersebut," ujar Kasat.

Kedua terduga pelaku langsung mengejar korban. Korban yang takut kemudian melarikan diri melewati jalan raya ke arah kebun di belakang rumah warga di Kampung Jati, Desa Kori, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya yang berada tidak jauh dari lokasi counter tersebut.

Pada akhirnya para terduga pelaku berhasil mengejar korban di dalam area kebun tersebut.

Kedua terduga pelaku langsung menyerang dengan benda tajam berupa (parang) milik mereka.

Hal ini mengakibatkan korban mengalami luka potong pada bagian leher, lengan kiri, lengan kanan, tangan bagian kanan, tangan bagian kiri dan punggung.

Setelah menyerang korban, para terduga pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban di tempat kejadian tersebut .

Anggota Polsek Kodi Utara langsung mendatangi lokasi kejadian dan mendapati korban sudah dalam keadaan terluka parah dan berlumuran darah.

Saat itu korban masih sempat berbicara dan memberitahukan nama pelaku kepada polisi yang berada di lokasi kejadian.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Sumba Timur Cegah Peredaran Narkoba dari Jalur Laut

Anggota Polsek Kodi Utara membawa korban ke Puskesmas Kori untuk mendapatkan perawatan medis.


Namun karena korban mengalami pendarahan yang cukup banyak, berselang 10 menit kemudian korban menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas Kori.

Pelaku Abner sempat berusaha kabur setelah mengeroyok korban, namun ia diamankan oleh Tim URC Sat Reskrim Polres SBD bersama Kanit Reskrim Polsek Kodi Utara.

"Saat ini pelaku (Abner) sudah berada di ruangan Sat Reskrim Polres Sumba Barat Daya," tambah Kasat.

Pelaku lainnya, Geral juga kabur dan sementara dalam proses pencarian/ pengejaran .

Kasat menyebutkan motif sementara para terduga pelaku mengeroyok dan membunuh korban karena dendam.

"Sebelumnya korban pernah menganiaya pelaku Abner pada bulan Juli 2025 lalu," tandas Kasat.

Baca Juga: Warga di Kabupaten TTS Tewas Tersengat Aliran Listrik

Polisi sudah mengamankan barang bukti satu buah parang milik korban dengan ulu (gagang) parang terbuat dari tanduk kerbau dan sarung parang terbuat dari kayu kariri dililit dengan rotan

Diamankan pula sebilah parang milik pelaku dengan ulu (gagang) parang terbuat dari kayu Karisa, sarung parang terbuat dari kayu Linyo dan dililit dengan tali nilon dan rotan.

Selain itu baju dan celana milik korban serta selendang motif.

Penyidik juga sudah melakukan BAP terhadap saksi-saksi dan terlapor serta melakukan gelar perkara untuk meningkatkan status proses lidik menjadi penyidikan dan penetapan tersangka.

Abner pun sudah ditahan untuk 20 hari kedepan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Tangani Sejumlah Laporan, Polsek Alak Gelar Perkara Sejumlah Kasus Pidana

Nusantara

Warga di Kabupaten TTS Tewas Tersengat Aliran Listrik

Nusantara

Satresnarkoba Polres Sumba Timur Cegah Peredaran Narkoba dari Jalur Laut

Nusantara

Pasca Dijemput, Tersangka Mantan Kepala Desa di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi

Nusantara

Pria di Lembata Ditemukan Tewas Mengapung di Pantai

Nusantara

Hilang Saat Cari Ikan, Penyandang Disabilitas di Kupang Ditemukan Meninggal di Pinggir Pantai