digtara.com -Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Andi Amran Sulaiman, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (8/8/2026).
Kunjungan tersebut untuk memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor pertanian sekaligus penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat.
Untuk memastikan seluruh rangkaian agenda berjalan aman, tertib dan lancar, Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari memimpin dan memantau pengamanan di sejumlah lokasi yang menjadi titik kegiatan Menteri Pertanian RI bersama rombongan.
Mentan RI bersama rombongan tiba di Bandara Mali, Kabupaten Alor, sekitar pukul 09.35 WITA menggunakan pesawat jet pribadi.
Kedatangan Menteri Pertanian disambut unsur Forkopimda Kabupaten Alor, jajaran pemerintah daerah, serta sejumlah pejabat dan instansi terkait.
Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari turut hadir dalam penyambutan terhadap Menteri Pertanian tersebut.
Baca Juga: Polres Alor Gagalkan Penyelundupan Ribuan Liter Miras Tradisional Dari Kiser
Selain memastikan proses kedatangan berlangsung aman, Kapolres juga memantau kesiapan personel yang ditempatkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kunjungan.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kedatangan rombongan di Bandara Mali, perjalanan menuju lokasi kegiatan, pengamanan pada setiap titik kunjungan hingga pengawalan keberangkatan kembali.
Tiba di Alor, Menteri Pertanian RI bersama rombongan menuju wilayah Wolatang, Kelurahan Kabola.
Di lokasi tersebut, Mentan RI melaksanakan kegiatan door to door sekaligus menyerahkan bantuan beras kepada masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan menuju Desa Fanating, Kecamatan Teluk Mutiara.
Di wilayah tersebut,
Menteri Pertanian RI meninjau langsung penyemaian bibit cokelat dalam skala besar yang dikembangkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten
Alor.
Dalam kunjungannya, Menteri Pertanian RI menyampaikan komitmen pemerintah pusat untuk terus memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Alor melalui dukungan bibit maupun pembiayaan pengembangan tanaman.
Dukungan tersebut antara lain berupa tanaman kelapa untuk lahan seluas 1.000 hektare, jambu mete seluas 2.000 hektare, cokelat seluas 500 hektare, serta bibit padi untuk lahan seluas 2.000 hektare.
Selain bantuan bibit dan pembiayaan, pemerintah juga memberikan dukungan sarana pertanian berupa 20 unit pompa hidran, 10 unit hand traktor, serta pembangunan sumur bor di sejumlah wilayah.
Pada kegiatan di Desa Fanating, Wakil Gubernur NTT Irjen Pol. (Purn) Dr. Jhoni Asadoma dan Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo turut hadir dan berkesempatan bertemu langsung dengan Menteri Pertanian RI.
Baca Juga: Delapan Bulan Buron, Pria Penganiaya Ayah Kandung di Alor Diamankan Polisi
Sekitar pukul 12.05 WITA, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Desa Lembur Barat, Kecamatan
Alor Tengah Utara.
Di lokasi tersebut dilaksanakan penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada 220 kepala keluarga.
Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebanyak 30 kilogram beras. Penyaluran bantuan tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang hadir.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menegaskan bahwa jajaran Polda NTT dan Polres Alor berkomitmen memberikan pengamanan terbaik terhadap setiap agenda kenegaraan maupun kunjungan pejabat pemerintah di wilayah Nusa Tenggara Timur.
"Polri berkomitmen memastikan setiap rangkaian kunjungan pejabat negara dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif. Pengamanan tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga pada pelayanan kepada masyarakat sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat tetap merasa nyaman," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Pengamanan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas Polri dalam mendukung kelancaran program pemerintah, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca Juga: Polres Alor Gagalkan Penyelundupan Ribuan Liter Miras Tradisional Dari Kiser
"Kami mengedepankan pola pengamanan yang profesional, humanis dan responsif. Setiap personel di lapangan diarahkan untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap mengutamakan pendekatan pelayanan serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif," lanjutnya.
Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari mengatakan, pengamanan kunjungan Menteri Pertanian RI merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik selama agenda pejabat negara berlangsung di wilayah hukum Polres Alor.
"Kami turun langsung untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Personel kami tempatkan di setiap titik yang menjadi lokasi kegiatan dan sepanjang jalur yang dilalui rombongan. Pengamanan secara humanis, profesional ini tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat," ujar AKBP Nur Azhari.
Pengamanan kegiatan pejabat negara tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga merupakan bagian dari pelayanan kepolisian agar seluruh agenda pemerintah dapat terlaksana dengan baik.
"Yang paling penting adalah bagaimana seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana, masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman, serta situasi kamtibmas tetap terjaga," tambahnya.
Dalam pelaksanaan pengamanan, Polres
Alor bersinergi dengan Kodim 1622/
Alor dan sejumlah instansi terkait.
Sinergi lintas sektor tersebut dilakukan untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana dan potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan di Kabupaten Alor, Menteri Pertanian RI bersama rombongan kembali menuju Bandara Mali.
Sekitar pukul 12.40 WITA, rombongan kemudian bertolak menuju Ujung Pandang menggunakan pesawat jet pribadi.
Baca Juga: Delapan Bulan Buron, Pria Penganiaya Ayah Kandung di Alor Diamankan Polisi
Seluruh rangkaian kunjungan
Menteri Pertanian RI di Kabupaten
Alor berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.
Antusiasme masyarakat terlihat di sejumlah lokasi kegiatan, terutama saat menyambut kedatangan
Menteri Pertanian RI dan menerima bantuan pemerintah.
Kehadiran Menteri Pertanian RI di Alor sekaligus memperlihatkan perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah kepulauan.
Polres Alor memastikan dukungan terhadap program pemerintah akan terus dilakukan melalui pengamanan dan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis dan responsif.
Langkah tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat serta menjaga Kabupaten Alor tetap aman, nyaman dan kondusif.
Baca Juga: Polres Alor Gagalkan Penyelundupan Ribuan Liter Miras Tradisional Dari Kiser