digtara.com -Yakobus Blegur (58), warga Desa Kalondama Barat, Kecamatan Pantar Barat Laut, Kabupaten Alor, NTT hilang setelah jatuh di laut saat memancing pada Sabtu (8/8/2026).
Sejak Sabtu siang, korban bersama rekannya Paulus Manik (38) memancing di tebing karang di Tanjung Soyang, Desa Kalondama Barat, Kecamatan Pantar Barat Laut, Kabupaten
Alor.
Saat asyik memancing, Paulus Manik melihat korban jatuh ke laut dan terseret arus.
Paulus berusaha menolong korban namun tidak berhasil karena arus cukup deras saat itu.
Ia kemudian kembali ke kampung dan melaporkan ke pihak keluarga dan warga setempat.
Warga dan kerabat korban langsung mencari korban Yakobus Blegur di sekitaran pantai. Mereka tidak berani menggunakan perahu karena ombak tinggi mencapai tiga meter lebih.
Baca Juga: Kunjungan ke Alor, Mentan RI Salurkan Bantuan Bagi Warga
Korban
Yakobus Blegur diduga terseret ombak besar saat memancing di tepi karang.
Pada proses pencarian hingga Sabtu malam tersebut telah ditemukan baju korban, namun korban tidak ditemukan.
Pada hari Minggu, 9 Agustus 2026 proses pencarian dilanjutkan mulai pukul 10.00 Wita.
Warga dan kerabat mencari korban di sekitar laut Tanjung Sotang, Desa Kalondama Barat, Kecamatan Pantar Barat Laut, Kabupaten Alor.
Anggota Polsek Pantar Barat dipimpin Kapolsek Pantar Barat, Ipda F. Supriyadi bersam 10 anggota Tim SAR Kabupaten Alor dipimpin oleh Hamka bersama puluhan masyarakat Desa Kalondama Barat dipimpin Kepala desa Kalondama Barat serta keluarga korban berusaha mencari korban.
Saat itu tim menggunakan dua unit Rubber Boat milik PT TOM (Perusahaan pengembangan kerang mutiara)
Pencarian dibagi dua dalam dua tim. Tim SAR melakukan pencarian melalui jalur laut.
Sementara personel Polsek Pantar Barat dan warga masyarakat melakukan pencarian di tepi laut (pesisir).
Hinggal pukul 17.00 Wita, korban belum berhasil ditemukan lalu diputuskan untuk kembali mencari korban pada Senin (10/8/2026).
Pencarian difokuskan pada titik kordinat kejadian di : 8°24'07.97" S - 123°54'55.70"E.
Pada pencarian hari ketiga, Senin 10 Agustus 2026, tim dari Satpolair Polres Alor bergabung mencari korban di Tanjung Soyang, Desa Kalondama Barat, Kecamatan Pantar Barat Laut, Kabupaten Alor.