digtara.com -Pencarian terhadap Yakobus Blegur (58) yang hilang karena jatuh di laut saat memancing pada Sabtu (8/8/2026) membuahkan hasil.
Yakobus yang juga warga Desa Kalondama Barat, Kecamatan Pantar Barat Laut,
Kabupaten Alor, NTT ditemukan pada Senin (10/8/2026) dalam kondisi meninggal dunia.
Selama tiga hari, pencarian dilakukan di sekitar perairan Tanjung Soyang, Desa Kolandama Barat, Kecamatan Pantar Barat Laut, Kabupaten Alor.
Jenazah korban ditemukan pada Senin, 10 Agustus 2026 oleh tim gabungan pencarian orang hilang dari aparat keamanan, BPBD, masyarakat, nelayan dan kerabat korban.
Selain pencarian di sekitar lokasi terakhir korban terlihat, tim juga memantau arah arus laut di lokasi perairan sekitar kejadian untuk memastikan titik pencarian serta pada garis pantai sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Korban Penganiayaan di Kupang Ditolong Polisi Saat Patroli Lampu Biru
Korban berhasil ditemukan pada Senin siang sekitar pukul 12.10 Wita kurang lebih 200 meter arah selatan dari lokasi hilangnya korban dengan titik koordinat -8.4557904 S 1239362479E,
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kediaman korban di Mobobaa, RT 005/RW 003, Desa Kalondama Barat, Kecamatan Pantar Barat Laut, Kabupaten Alor untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak keluarga, pihak keluarga secara resmi menolak dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Terkait dengan administrasi yang dibutuhkan, pihak keluarga bersedia melengkapi setelah masa kabung.
Jenazah korban kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Kolandama.
Sejak Sabtu siang, korban bersama rekannya Paulus Manik (38) memancing di tebing karang di Tanjung Soyang, Desa Kalondama Barat, Kecamatan Pantar Barat Laut, Kabupaten Alor.
Baca Juga: Polsek Hawu Mehara Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Saat asyik memancing, Paulus Manik melihat korban jatuh ke laut dan terseret arus.
Paulus berusaha menolong korban namun tidak berhasil karena arus cukup deras saat itu.
Ia kemudian kembali ke kampung dan melaporkan ke pihak keluarga dan warga setempat.
Warga dan kerabat korban langsung mencari korban Yakobus Blegur di sekitaran pantai. Mereka tidak berani menggunakan perahu karena ombak tinggi mencapai tiga meter lebih.
Korban Yakobus Blegur diduga terseret ombak besar saat memancing di tepi karang.
Pada proses pencarian hingga Sabtu malam tersebut telah ditemukan baju korban, namun korban tidak ditemukan.
Pada hari Minggu, 9 Agustus 2026 proses pencarian dilanjutkan mulai pukul 10.00 Wita.
Warga dan kerabat mencari korban di sekitar laut Tanjung Sotang, Desa Kalondama Barat, Kecamatan Pantar Barat Laut,
Kabupaten Alor.
Anggota Polsek Pantar Barat dipimpin Kapolsek Pantar Barat, Ipda F. Supriyadi bersam 10 anggota Tim SAR
Kabupaten Alor dipimpin oleh Hamka bersama puluhan masyarakat Desa Kalondama Barat dipimpin Kepala desa Kalondama Barat serta keluarga korban berusaha mencari korban.
Saat itu tim menggunakan dua unit Rubber Boat milik PT TOM (Perusahaan pengembangan kerang mutiara)
Pencarian dibagi dua dalam dua tim. Tim SAR melakukan pencarian melalui jalur laut.
Sementara personel Polsek Pantar Barat dan warga masyarakat melakukan pencarian di tepi laut (pesisir).
Pencarian difokuskan pada titik kordinat kejadian di : 8°24'07.97" S - 123°54'55.70"E.
Baca Juga: Korban Penganiayaan di Kupang Ditolong Polisi Saat Patroli Lampu Biru