digtara.com -Ramli (45), warga Kampung Jati, Kelurahan Bardao, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu dilaporkan tenggelam di belakang KMN Nurul Hikmah GT 30 yang sedang sandar di Dermaga Pelni, Larantuka, Kabupaten Flores Timur pada Senin (10/8/2026).
Personel Polairud
Polda NTT segera bergerak menuju TKP dan berkoordinasi dengan pihak terkait serta melibatkan penyelam dari masyarakat sipil untuk melakukan pencarian dan evakuasi.
Sekitar pukul 01.58 WITA, korban Ramli berhasil ditemukan dan dievakuasi dari dalam air dalam kondisi meninggal dunia
Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Kegiatan ini bentuk respons cepat dan kepedulian Polairud dalam memberikan pertolongan serta pelayanan kepada masyarakat di wilayah perairan.
Awalnya pada Senin, 10 Agustus 2026, sekitar pukul 01.05 Wita, Opu Allo yang berada di sekitar Dermaga Pelni mendengar suara benturan dari arah belakang kapal KMN Nurul Hikmah GT 30 yang sedang sandar di dermaga.
Baca Juga: Kunjungan Konsul Inggris ke Polda NTT Perkuat Hubungan Bilateral
Mendengar suara tersebut, Opu Allo kemudian melakukan pengecekan ke arah belakang kapal.
Pada saat dilakukan pengecekan, ia melihat seorang laki-laki yang kemudian diketahui bernama Ramli berada di dalam air dan diduga mengalami kecelakaan hingga tenggelam.
Selanjutnya, ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada KP3 dan Polairud untuk dilakukan tindakan pertolongan dan evakuasi terhadap korban.
Kemudian pada pukul 01.35 WITA, anggota menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan membawa serta penyelam dari masyarakat sipil untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban.
Pada pukul 01.58 WITA, korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dari dalam air dalam kondisi meninggal.