digtara.com -Ketahanan pangan menjadi salah satu program prioritas Polda NTT guna memenuhi kebutuhan hidup masyarakat.
Upaya dilakukan melalui pendampingan dan monitoring persiapan lahan untuk penanaman
bawang putih di Desa Naet, Kecamatan Rinhat, Kabupaten
Malaka.
Monitoring perkembangan persiapan lahan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) untuk potensi penanaman bawang putih tersebut dilaksanakan pada Selasa (11/8/2026) di lahan Polsek Rinhat, Dusun Fatuk Leten B, RT 003/RW 004, Desa Naet, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka.
Kegiatan tersebut menyasar lahan seluas satu hektar yang dikelola oleh kelompok tani Sinar Naet dan Cendana Wangi, dengan melibatkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka.
Proses persiapan lahan telah menunjukkan perkembangan positif. Seluruh lahan seluas satu hektar telah selesai dilakukan pembajakan dan pencacahan tanah.
Tahap berikutnya akan dilanjutkan dengan pembuatan bedeng sebagai bagian dari persiapan sebelum proses penanaman bawang putih.
Baca Juga: Polairud Polda NTT Salurkan Ribuan Liter Air Bersih Bagi Warga di Pulau Kera
Dari lahan yang telah dibajak tersebut, direncanakan akan dibuat sekitar 35 bedeng. Pekerjaan persiapan lahan hingga saat ini terus dilaksanakan secara bersama-sama oleh kelompok tani Sinar Naet dan Cendana Wangi dengan pendampingan PPL Kecamatan Rinhat.
Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.
"Polda NTT terus mendorong jajaran untuk hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat nyata, salah satunya dalam mendukung ketahanan pangan. Persiapan lahan bawang putih di Desa Naet ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Polri, kelompok tani dan penyuluh pertanian dalam mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra pada Rabu (12/8/2026).
Kesiapan lahan merupakan tahapan penting yang harus dilakukan secara baik agar proses penanaman nantinya dapat berjalan optimal.
Karena itu, pendampingan dan monitoring akan terus dilakukan untuk memastikan setiap tahapan dapat terlaksana sesuai rencana.
"Yang kita harapkan bukan hanya tersedianya lahan, tetapi juga bagaimana seluruh prosesnya dilakukan secara berkelanjutan sehingga nantinya mampu memberikan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Polri akan terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, petugas penyuluh pertanian dan kelompok tani," tambahnya.
Direktur Binmas
Polda NTT Kombes Pol. Sajimin turut memberikan perhatian terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan tersebut.
Pembinaan dan pendampingan kepada kelompok tani dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.
Di tingkat kewilayahan, Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar melalui jajaran Polsek Raihat, terus mendorong keterlibatan personel dalam mendukung kegiatan pertanian masyarakat, termasuk monitoring perkembangan kesiapan lahan bawang putih di Desa Naet.
Dengan telah selesainya pembajakan dan pencacahan tanah seluas satu hektar, proses persiapan kini memasuki tahap pembuatan bedeng.
Keberadaan sekitar 35 bedeng yang direncanakan diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lahan sebelum memasuki tahap penanaman.
Polda NTT menegaskan keseriusannya untuk terus mendukung berbagai program ketahanan pangan melalui penguatan sinergi antara kepolisian, pemerintah, penyuluh pertanian dan masyarakat.
Baca Juga: Polairud Polda NTT Salurkan Ribuan Liter Air Bersih Bagi Warga di Pulau Kera Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong produktivitas pertanian sekaligus memberikan kontribusi terhadap kemandirian pangan di wilayah NTT.