digtara.com - Polres Timor Tengah Selatan (TTS) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga RT 007/RW 002, Desa Pusu, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten TTS, Kamis (13/8/2026).
Penyaluran tersebut guna menindaklanjuti kebijakan Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam membantu masyarakat terdampak kekeringan.
Penyaluran bantuan dilakukan jajaran Polres TTS yang diwakili Kasat Binmas, AKP I Made S Wijaya bersama Kasat Lantas, Iptu I Gusti Komang Astina dan dikawal Bhabinkamtibmas Polsek Batu Putih yang bertugas di Pospol Neonmat, Aipda Yosty Sae.
Untuk mendukung kelancaran distribusi, Polres TTS mengerahkan satu unit mobil Armoured Water Cannon (AWC). Armada tersebut digunakan untuk membawa dan menyalurkan air bersih hingga ke pemukiman warga yang membutuhkan.
Kasat Binmas Polres TTS mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri sekaligus tindak lanjut arahan pimpinan agar kepolisian hadir membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
"Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari wujud kepedulian Polri sekaligus instruksi pimpinan untuk hadir di tengah kesulitan warga. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok harian seperti air minum, memasak dan sanitasi," jelasnya.
Baca Juga: Kapolres TTS Minta Anggota Hentikan Judol dan Pinjol
Selain membantu memenuhi kebutuhan air bersih, personel
Polres TTS juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat.
Warga diajak menghidupkan kembali kegiatan Siskamling di lingkungan masing-masing sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga keamanan.
Masyarakat juga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian atau Bhabinkamtibmas apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.
Personel turut mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak pidana, seperti pencurian, penipuan online maupun kejahatan jalanan.
Warga RT 007/RW 002 Desa Pusu menyambut penyaluran air bersih tersebut dengan antusias dan penuh rasa syukur. Bantuan itu dinilai sangat berarti bagi masyarakat yang tengah mengalami keterbatasan pasokan air akibat musim kemarau.