digtara.com -Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah Nagekeo, NTT dan sekitarnya membuat masyarakat mengungsi ke sejumlah titik aman.
Ditengah situasi tersebut, Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi bersama Ibu Kapolres, Ny Herma Rachmat menunjukkan kepedulian dan kesigapan dengan memastikan warga terdampak mendapatkan pelayanan dan bantuan yang dibutuhkan.
Salah satu titik pengungsian berada di Lapangan Berdikari, yang diperkirakan menampung sekitar 700 hingga 1.000 warga.
Untuk memastikan kondisi masyarakat tetap terpantau, Sidokkes Polres Nagekeo turun langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada para pengungsi.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan dilaksanakan pada Sabtu (15/8/2026), mulai pukul 18.40 hingga 21.20 WITA.
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, dewasa hingga lanjut usia.
Baca Juga: 38 Orang Meninggal, Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Gempa Nagekeo
Pemeriksaan meliputi anamnesis kesehatan serta pengecekan tanda-tanda vital, seperti tekanan darah, denyut nadi, frekuensi pernapasan, suhu tubuh, HR dan saturasi oksigen (SpO2).
Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat sembilan warga dengan keluhan sakit ringan, sementara tidak ditemukan pengungsi dengan kondisi sakit sedang maupun berat.
Selain pemeriksaan, personel Sidokkes juga memberikan pengobatan dan terapi sesuai keluhan pasien serta memberikan edukasi kepada para pengungsi untuk tetap menjaga pola makan dan minum secara teratur, menjaga kebersihan serta beristirahat yang cukup selama berada di lokasi pengungsian.
Kesigapan Kapolres Nagekeo bersama Ibu Kapolres menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat.
Kehadiran personel kepolisian di lokasi pengungsian tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan rasa aman, pelayanan serta dukungan moril kepada warga yang terdampak bencana.
Dalam kondisi pascagempa, Polres Nagekeo terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, termasuk UPTD Puskesmas Kota, guna memastikan masyarakat yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dapat segera memperoleh pelayanan kesehatan.
Ditengah kepanikan akibat gempa, Polri hadir membawa rasa aman. Kapolres Nagekeo bersama Ibu Kapolres menunjukkan bahwa kepedulian dan kemanusiaan harus menjadi kekuatan dalam menghadapi bencana.