digtara.com -Polres Nagekeo terus memberikan perhatian bagi masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 SR di Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Polres Nagekeo menggandeng
PT Indofood mendirikan dapur posko untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan bagi masyarakat terdampak gempa bumi resmi dibuka dan mulai melayani warga.
Dapur posko tersebut disiapkan sebagai bentuk kepedulian serta dukungan kemanusiaan kepada masyarakat yang masih berada dalam situasi pascabencana.
Makanan yang disediakan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, khususnya mereka yang terdampak langsung akibat gempa.
Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi mengajak seluruh masyarakat terdampak gempa di Kota Mbay untuk memanfaatkan fasilitas dapur posko yang telah disediakan.
"Kami mengajak seluruh masyarakat yang terdampak gempa untuk datang dan menikmati makanan yang telah disediakan di dapur posko ini. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan kita untuk membantu masyarakat melewati masa sulit pascabencana," ujar Kapolres Nagekeo pada Minggu (16/8/2026) malam.
Baca Juga: Sentuhan Kasih Kapolres Nagekeo dan Ibu untuk Korban Gempa Bumi di Mbay
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada
PT Indofood yang telah berkolaborasi dengan
Polres Nagekeo dalam mendukung penanganan masyarakat terdampak bencana.
Sinergi antara kepolisian, dunia usaha dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi situasi darurat seperti saat ini.
Kehadiran dapur posko diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan konsumsi warga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk memberikan rasa aman, nyaman dan kepedulian kepada masyarakat.
"Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah kebersamaan dan saling membantu.
Polres Nagekeo bersama seluruh pihak akan terus hadir untuk masyarakat," tambahnya.
Polres Nagekeo memastikan pelayanan di dapur posko akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Kabupaten Nagekeo.
Dengan dibukanya dapur posko ini, diharapkan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan makanan sekaligus merasakan kehadiran dan kepedulian berbagai pihak di tengah situasi pascabencana.