Kapolsek Macang Pacar Intensifkan Kunjungi Rumah Warga dan Tenda Darurat Pasca Gempa

Imanuel Lodja - Senin, 17 Agustus 2026 11:15 WIB
ist
Kapolsek Macang Pacar Intensifkan Kunjungi Rumah Warga dan Tenda Darurat Pasca Gempa

digtara.com -Warga di pesisir utara Kabupaten Manggarai Barat mengalami kecemasan dan trauma dengan kejadian gempa bumi akhir pekan lalu.

Kecemasan ini wajar karena tempat tinggal mereka berada di zona terdekat dengan titik episentrum gempa tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026) pagi

Menjawab trauma psikologis warga serta mengantisipasi potensi kerawanan keamanan, Kepolisian Sektor (Polsek) Macang Pacar mengintensifkan patroli dialogis malam hari dan anjangsana door-to-door sejak Sabtu malam pukul 20.00 WITA hingga Minggu (16/8/2026) dini hari pukul 02.30 WITA.

Guncangan gempa utama berpusat di 30 kilometer Timur Laut Mbay, Nagekeo pada pukul 05.58 WITA sebelumnya telah memicu gelombang kepanikan dan rekayasa pengungsian mandiri.

Meskipun BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami, kekhawatiran akan gempa susulan (aftershocks) membuat mayoritas warga di wilayah hukum Polsek Macang Pacar memilih bertahan dan tidur di tempat terbuka, seperti halaman rumah maupun mengungsi sementara di tempat kerabat.

Kapolsek Macang Pacar, Ipda Petrus Belas Kasihan bersama tiga personel menyisir pemukiman padat di pesisir desa-desa terdampak, titik kumpul luar rumah, hingga pusat aktivitas masyarakat.

Baca Juga: Polres Manggarai Barat Patroli Hingga Subuh Jamin Keamanan Permukiman dan Wisatawan Pasca-Gempa

Dengan pendekatan humanis dan interpersonal, petugas mengetuk pintu serta mendatangi tenda-tenda darurat warga untuk memastikan kondisi fisik, kesehatan, serta kelayakan struktur bangunan pasca-gempa.

Posisi geografis wilayah Macang Pacar yang berada di sisi utara Manggarai Barat secara spasial berjarak sangat dekat dengan titik episentrum gempa Mbay.

Guncangan kuat yang dirasakan warga memicu trauma (earthquake panic).

"Kehadiran kami untuk memastikan bahwa kepolisian hadir mendampingi masyarakat di saat sulit ini," ujar Kapolsek Macang Pacar di sela-sela kegiatan patroli.

Fenomena warga yang memilih tidur di halaman atau mengungsi sementara menciptakan celah kerawanan baru berupa rumah-rumah kosong berpenghuni minim.

Kondisi ini rentan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, maupun pencurian kendaraan bermotor (3C).

Dengan berjalan kaki dan senter penerangan jarak jauh, tim patroli mengitari permukiman untuk memastikan akses masuk rumah warga dalam keadaan aman terkuci.


Kapolsek mengimbau kepada seluruh warga, khususnya yang memilih tidur di luar rumah atau mengungsi ke rumah kerabat, agar memastikan pintu dan jendela rumah sudah terkunci rapat.

"Jangan pernah meninggalkan barang-barang berharga di tempat terbuka tanpa pengawasan yang berpotensi memicu niat kejahatan," tegas Ipda Petrus.

Petugas juga melakukan pengawasan ekstra pada area objek vital perkampungan, fasilitas umum, serta jalur transportasi utama kecamatan untuk meminimalisasi potensi gangguan Kamtibmas.

Selain langkah preventif pengamanan, Polsek Macang Pacar memanfaatkan kegiatan door—to—door untuk meluruskan berbagai kabar burung atau peredaran informasi bohong (hoaks) seputar tsunami susulan yang sempat meresahkan warga pesisir.

Petugas juga terus memantau dinamika fluktuasi air laut di wilayah pesisir utara guna mengantisipasi perubahan gelombang pasca-gempa.

Polisi minta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar yang tidak jelas sumbernya karena peringatan dini tsunami dari BMKG sudah resmi berakhir.

Baca Juga: Polres Manggarai Barat Patroli Hingga Subuh Jamin Keamanan Permukiman dan Wisatawan Pasca-Gempa

"Warga harus tetap tenang namun selalu waspada. Jika ada perkembangan atau hal mencurigakan di lingkungan sekitar, segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau langsung melapor ke Polsek," tambah Kapolsek.

Hingga patroli dialogis dan anjangsana berakhir menjelang subuh, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah hukum Polsek Macang Pacar dilaporkan dalam keadaan aman terkendali tanpa ada laporan aksi tindak kriminalitas (zero crime).

"Puji Tuhan, berkat komunikasi intensif dan kerja sama yang baik antara kepolisian dan tokoh masyarakat setempat, situasi Kamtibmas di wilayah Macang Pacar tetap terpelihara dengan sangat kondusif. Kehadiran anggota di lapangan terbukti mampu memberikan rasa tenang dan kepastian rasa aman bagi masyarakat terdampak," tutup IPDA Petrus.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Jadi Wilayah Dengan Dampak Minim, Polres Ngada Beri Bansos dan Layanan Kesehatan

Nusantara

Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses

Nusantara

Pemerintah dan Polri Percepat Penanganan Dampak Gempa Magnitudo 7,7 di Flores

Nusantara

Polda NTT Kembali Terjunkan 125 Personel ke Flores

Nusantara

Polri Kembali Kirim 3,4 Ton Bantuan Logistik dan Obat-obatan ke NTT

Nusantara

Cerita Warga Sikka Terjatuh ke Laut Saat Gempa Flores dan Luput dari Pendataan Sebagai Korban