digtara.com -Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kupang bersama TNI, Polri, dan sejumlah potensi SAR menggelar pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut perairan Indonesia, Senin (17/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di dermaga Kodaeral VII Kupang sebagai bentuk rasa syukur sekaligus cara kreatif untuk menumbuhkan semangat nasionalisme.
Aksi ini tidak hanya menjadi wujud penghormatan atas jasa para pahlawan bangsa, tetapi juga menegaskan kesiapsiagaan, ketangguhan, serta soliditas seluruh unsur pencarian dan pertolongan di wilayah NTT.
Sebanyak 23 penyelam yang berasal dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Kodaeral VII Kupang, Polairud, Brimob, dan Balai Pengelolaan Kelautan Kupang mengikuti kegiatan tersebut.
Dengan menggunakan peralatan selam lengkap, para penyelam melaksanakan pengibaran bendera Merah Putih layaknya upacara pada umumnya, dengan adanya pemimpin upacara serta petugas pengibar bendera.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, sinergi antarinstansi serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Baca Juga: Moazzam Tour Gelar Umrah Kemerdekaan, Padukan Ibadah dan Semangat Kemerdekaan
Pengibaran bendera di bawah air menjadi simbol semangat nasionalisme sekaligus bentuk rasa syukur dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Para penyelam juga menyampaikan pesan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk menjaga laut dan lingkungan sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia serta mengajak generasi muda agar semakin mencintai alam, khususnya lingkungan laut, serta turut menjaga kelestarian sumber daya dan ekosistem perairan.
Dari perairan Kupang, kibaran Sang Saka Merah Putih membawa pesan persatuan dan empati yang sangat mendalam bagi saudara-saudara kita di Flores yang saat ini tengah menghadapi guncangan gempa bumi.
Ditengah duka bencana yang melanda daratan Flores, pengibaran bendera ini menegaskan bahwa kepedulian kita tidak dibatasi oleh lautan, dan persaudaraan Flobamora akan selalu hadir untuk saling menguatkan, menopang, serta bangkit bersama di masa sulit.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel menyampaikan pesan penuh keharuan sekaligus rasa bangga atas dedikasi seluruh pihak yang terlibat.
"Pengibaran bendera di bawah laut ini adalah simbol kesiapsiagaan dan penghormatan tertinggi kita kepada NKRI. Di saat yang sama, dada kami bergetar mendoakan saudara-saudara kita di Flores yang sedang diuji bencana gempa. Kami ingin menegaskan bahwa
Basarnas bersama seluruh Potensi SAR selalu siap siaga dan hadir sepenuhnya untuk kemanusiaan," tegasmya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tulus kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur, Walikota Kupang, Dankodaeral, Danlanud El Tari Kupang, Kapolda NTT, Dansat Brimob Polda NTT, Dirpolairud Polda NTT, Kepala Bakamla Kupang, PSDKP Kupang, BPBD, PT PLN (Persero), PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang, PT Angkasa Pura Supports, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Kupang, PT Pertamina (Persero), SMAK Maritim Kupang, serta seluruh unsur potensi SAR dan relawan yang telah memberikan dukungan dan partisipasi penuh hingga kegiatan ini berjalan aman dan sukses.
Sinergi antar instansi dan elemen masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemanusiaan serta kebangsaan di Nusa Tenggara Timur berdiri sangat kokoh.
Melalui momentum HUT RI ke-81 ini, Basarnas Kupang bersama seluruh Potensi SAR tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga menegaskan kembali komitmen untuk terus memperkuat koordinasi, menjaga kesiapsiagaan penuh, serta berada di barisan terdepan dalam aksi kemanusiaan dan penanggulangan bencana demi keselamatan seluruh masyarakat di mana pun bantuan dibutuhkan.