digtara.com -Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, mempercepat revitalisasi kawasan wisata Mendale di Danau Lut Tawar, Kecamatan Kebayakan. Proyek yang saat ini telah mencapai progres sekitar 30 persen tersebut ditargetkan rampung sebelum Desember 2026.
Percepatan pembangunan dilakukan untuk memulihkan aktivitas pariwisata sekaligus menggerakkan kembali perekonomian masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2027.
Kawasan Mendale menjadi salah satu prioritas penanganan dari 115 destinasi wisata di sekitar Danau Lut Tawar yang terdampak bencana. Material lumpur dan bebatuan dari kawasan perbukitan sempat menutup sejumlah akses, merusak fasilitas, dan menghentikan aktivitas usaha masyarakat.
Revitalisasi Mendale Ditargetkan Rampung Sebelum DesemberKepala Dinas Pariwisata Aceh Tengah Erwin Pratama mengatakan kawasan Mendale membutuhkan penanganan terpadu karena mengalami dampak bencana cukup parah.
"Kawasan Mendale merupakan salah satu kawasan yang terdampak cukup parah. Material bebatuan dan lumpur turun dari sejumlah bagian gunung. Saat ini, beberapa titik sudah mulai direvitalisasi," kata Erwin saat meninjau lokasi bersama Tim Satgas PRR, Minggu (16/8/2026).
Pekerjaan revitalisasi meliputi sejumlah kegiatan utama, antara lain:
Baca Juga: Pemulihan Pesisir Selatan Dipercepat, 85 Huntap Terpadu Segera Dibangun
Pembersihan material lumpur.
Pembangunan tanggul pengaman.
Penataan jalur pedestrian.
Perbaikan sejumlah akses menuju kawasan wisata.
Proyek tersebut mendapat dukungan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum sekitar Rp5 miliar.
"Alhamdulillah, pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah berdasarkan data yang kami sampaikan. Hari ini dapat kita lihat beberapa akses sudah mulai diperbaiki," ujar Erwin.
Pemerintah daerah menargetkan seluruh pekerjaan revitalisasi selesai sebelum Desember 2026. Dengan begitu, kawasan wisata diharapkan kembali aman dan nyaman untuk dikunjungi wisatawan pada periode libur akhir tahun.
Pemulihan Wisata Diharapkan Dongkrak Ekonomi MasyarakatPercepatan revitalisasi Mendale tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki fasilitas wisata. Pemerintah juga berharap pemulihan kawasan tersebut dapat menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor pariwisata.
"Kami berharap kunjungan wisatawan pada libur akhir tahun kembali meningkat sehingga dapat membantu pertumbuhan perekonomian masyarakat sekitar dan Aceh Tengah secara umum," kata Erwin.
Aktivitas wisata di Mendale saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun, kondisi ekonomi masyarakat belum sepenuhnya kembali seperti sebelum bencana.
Baca Juga: Polda Aceh Pecat Polisi Terlibat Peredaran 142 Vape Getar di Bireuen Syaifullah (51), kepala desa di Kecamatan Kebayakan, mengatakan wisatawan sudah mulai berangsur kembali berkunjung. Dari 32 kios yang terdampak dan sempat berhenti beroperasi, baru empat kios yang kembali buka.
Sejumlah ruas Jalan Lingkar Danau Lut Tawar juga masih membutuhkan penanganan karena terdampak material longsor.
Penguatan Tebing dan Saluran Air Jadi PerhatianPemkab Aceh Tengah telah mengidentifikasi sejumlah kebutuhan lanjutan untuk memastikan pemulihan kawasan wisata dapat berlangsung berkelanjutan.
Salah satu kebutuhan utama adalah penguatan tebing yang rawan longsor serta pembangunan saluran pengendali air.
Infrastruktur tersebut diperlukan untuk mencegah limpasan air kembali membawa material lumpur dan bebatuan ke jalan maupun kawasan wisata, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Penanganan tidak hanya berfokus pada fasilitas wisata, tetapi juga pada infrastruktur pendukung yang berfungsi mengurangi risiko bencana berulang.
Satgas PRR Perkuat Koordinasi Pemulihan MendaleSatuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (
Satgas PRR) Pascabencana Sumatera turut mendukung percepatan revitalisasi kawasan Mendale.
Dukungan dilakukan melalui penguatan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten
Aceh Tengah, Pemerintah Provinsi
Aceh, dan kementerian terkait.
Perwakilan Tim Satgas PRR Aceh dari Kementerian Dalam Negeri, Imran, menegaskan kolaborasi lintas sektor diperlukan agar berbagai kebutuhan pemulihan dapat ditangani secara terpadu.
Penanganan tersebut mencakup perbaikan akses, penguatan tebing, pembangunan saluran air, hingga pemulihan fasilitas wisata.
Dengan percepatan revitalisasi, kawasan Mendale diharapkan kembali menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di sekitar Danau Lut Tawar, sekaligus menjadi penggerak pemulihan ekonomi masyarakat Aceh Tengah setelah terdampak bencana.
Baca Juga: Pemulihan Pesisir Selatan Dipercepat, 85 Huntap Terpadu Segera Dibangun