digtara.com -Para menteri kabinet merah putih silih berganti mengunjungi kabupaten-kabupaten di Pulau Flores, NTT meninjau dampak gempa Magnitudo 7,7.
Pada Senin (17/8/2026), Wakil Mentri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR meninjau dan mengunjungi pasien korban akibat gempa bumi di wilayah Kabupaten Manggarai Barat.
Wamenkes RI didampingi Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, Plt Direktur RSUD Komodo Labuan Bajo, Paulus Ndarung, Kadis Kesehatan Manggarai Barat, Theresia P, Asmon dan Prof. Dr. dr. Idrus Andi Paturusi, Sp.B, Sp.OT(K) (pakar kedokteran, ahli bedah tulang (ortopedi) mendatangi RSUD Komodo Labuan Bajo.
Wakil Menteri Kesehatan RI menyapa pasien korban gempa bumi di tenda darurat RSUD Komodo Labuan Bajo
Ia juga meninjau fasilitas rumah sakit untuk penanganan korban yang terdampak akibat gempa bumi yang terjadi di Pulau Flores khusus Kabupaten Manggarai Barat.
Selain melakukan peninjauan terhadap fasilitas rumah sakit, Wakil Mentri Kesehatan RI juga memberikan trauma healing kepada para pasien korban terdampak gempa bumi agar tetap kuat dan tegar dalam menghadapi bencana yang telah terjadi, sehingga para pasien tidak larut dalam ketakutan.
Baca Juga: Pemerintah-Polri Data Warga Korban Gempa Flores dari Rumah Ke Rumah
Keberadaan pasien di tenda darurat RSUD Komodo Labuan Bajo merupakan kemauan pribadi para pasien karena sebelumnya pernah dievakuasi dari ruang perawatan saat terjadi gempa susulan, sehingga menimbulkan trauma terhadap para pasien.
Pasien pun mengaku kalau mereka lebih nyaman dirawat di luar ruangan RSUD Komodo.
Menhan ke Nagekeo
Pada Senin petang giliran Menteri Pertahanan RI beserta rombongan ke Labuan Bajo menggunakan pesawat Hercules A-400.
Menhan RI, Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau kondisi dan penanganan bencana alam gempa bumi.
Sejumlah jenderal dam perwira TNI ikut pula dalam rombongan
Menhan RI termasuk tim medis dari RSPPN.
Dari pesawat Hercules A-400,
Menhan RI berganti penerbangan menggunakan Helikopter Airbus Helicopters H225M Caracal TNI AU dari bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo menuju Kabupaten
Nagekeo guna mengecek kondisi di wilayah tersebut.
Gempa bumi terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04.58.23 WIB dengan Magnitudo 7,7 pada lokasi 8.33 LS, 121.32 BT (38 Kilometer timur laut Mbay - Nagekeo, NTT) dengan kedalaman 10 kilometer.