digtara.com -Presiden RI, Prabowo Subianto dijadwalkan berkunjung ke Flores, NTT pada Rabu (26/8/2026).
Presiden dijadwalkan akan mengunjungi sejumlah wilayah terdampak gempa
Flores dan menemui korban serta warga di lokasi pengungsian.
Jelang kedatangan presiden RI, Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terbang ke Flores pada Selasa (25/8/2026).
Kapolri dan rombongan terbang dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menggunakan pesawat Polri dan tiba di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada Selasa malam. pukul 19.30 Wita.
Kapolri mematangkan pengamanan terkait kunjungan Presiden RI dalam rangka peninjauan dan penanganan bencana alam gempa bumi yang terjadi di Flores-NTT
Selain Kapolri, ikut pula dalam rombongan Dankor Brimob, Komjen. Pol. Ramdani Hidayat, Astamaops Kapolri, Komjen. Pol Muhammad Fadil Imran, Kapusdokkes Polri, Irjen. Pol. Dr. dr. Asep Hendradiana, Pati SSDM Polri, Irjen. Pol. Dr. Anwar dan Pamen Spripim, Kombes. Pol. Ferli Hidayat.
Baca Juga: Terpisah Dari Rombongan, WNA Cina Meninggal di Pantai Pink Manggarai Barat
Di bandara Komodo Labuan Bajo,
Kapolri dan rombongan diterima Wakil Asisten Utama
Kapolri Bidang Operasi (Wastamaops) Irjen Pol. Laksana, Kapolda NTT, Irjen. Pol. Dr. Rudi Darmoko dan Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang.
Dwri bandara, Kapolri dan rombongan langsung ke Hotel Katamaran, Labuan Bajo.
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah menugaskan sejumlah pejabat pemerintah pusat untuk langsung turun ke wilayah terdampak di Labuan Bajo dan Maumere.
"Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Presiden Prabowo juga telah menugaskan beberapa pejabat pusat untuk langsung ke Labuan Bajo dan Maumere hari ini," ujar Seskab.
Pejabat yang ditugaskan untuk langsung ke Labuan Bajo dan Maumere yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Wakil Menteri Kesehatan, serta Wakil Menteri Sosial.
Turut diberangkatkan tim dari sejumlah BUMN dan lembaga terkait, yakni PLN, Telkom, Pertamina, dan Bulog, untuk mendukung penanganan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Selain itu, Seskab mengatakan bahwa pemerintah juga telah mengirimkan bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak. Sebanyak 50.000 paket sembako dari Bantuan Presiden (Banpres) telah diberangkatkan menuju Maumere.
Seskab menyebut pemerintah memastikan penanganan di lapangan akan terus dilakukan secara cepat dan tepat dengan melibatkan seluruh unsur terkait.