Baru Bebas dari Penjara, Remaja di Manggarai Barat Kembali Bobol Rumah Warga Untuk Judi Online

Imanuel Lodja - Sabtu, 29 Agustus 2026 10:35 WIB
ist
Baru Bebas dari Penjara, Remaja di Manggarai Barat Kembali Bobol Rumah Warga Untuk Judi Online

digtara.com -HT (16), remaja pria di Kabupaten Manggarai Barat, NTT nekat mencuri dengan membobol rumah warga.

Ia menyasar sebuah rumah sekaligus kios di kawasan Pasar Wae Kesambi, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

HT pun dibekuk dan diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo Satreskrim Polres Manggarai Barat.

HT merupakan residivis kasus pencurian tersebut ditangkap pada Kamis (27/8/2026) siang sekitar pukul 13.30 WITA, persis di depan kios milik korbannya.

‎Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang melalui Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya membenarkan penangkapan tersebut setelah menerima laporan resmi dari korban Aventinus Hambur (42) dengan laporan polisi nomor LP/B/141/VIII/2026/SPKT/Polres Manggarai Barat.

‎"Terduga pelaku berhasil diamankan oleh Tim URC Resmob Komodo saat berada di area TKP. Penangkapan ini berawal dari kejelian korban yang mengenali pakaian pelaku yang identik dengan rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian," ujar AKP Lufthi dalam keterangannya pada Sabtu (29/8/2026).

Baca Juga: Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian

‎Aksi pencurian itu sendiri terjadi pada Sabtu (22/8/2026) malam sekitar pukul 20.50 hingga 21.30 WITA.

Terduga pelaku melancarkan aksinya seorang diri (single actor) dengan merusak pagar bagian belakang dan membobol pintu rumah korban.

‎Kejadian tersebut baru disadari korban pada Senin (24/8/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WITA saat hendak membuka kiosnya.

Korban mendapati pagar dan pintu belakang rumah sudah dalam kondisi rusak bekas dibongkar paksa.

‎Saat dilakukan pemeriksaan ke bagian dalam ruangan, tempat penyimpanan uang milik korban telah diacak-acak dan dikuras oleh pelaku.

‎"Korban mendapati uang tunai sejumlah Rp 4,4 juta yang disimpan di beberapa tempat telah lenyap. Uang tersebut diambil dari dua toples plastik, tas selempang warna coklat, serta laci meja kasir," jelas Kasat Reskrim.

‎Secara rincinya, uang yang digondol pelaku terdiri atas Rp 1,5 juta dari dalam toples di atas lemari kamar, Rp 1 juta dari tas cokelat di dalam kios, Rp 1 juta dari laci meja kasir, dan Rp 900 ribu dari toples plastik di atas meja kasir.

‎Berdasarkan hasil interogasi awal di Mako Polres Manggarai Barat, terduga pelaku HT mengakui seluruh perbuatannya. Namun, petugas tidak menemukan barang bukti uang tunai saat penangkapan dilakukan.

‎Dari tangan terduga pelaku, polisi hanya menyita barang bukti berupa satu buah tas selempang warna coklat muda dan dua buah toples plastik yang digunakan sebagai tempat menyimpan uang oleh korban.

‎"Dari pengakuan terduga pelaku, seluruh uang hasil kejahatan sebesar Rp 4,4 juta tersebut sudah habis dipakai untuk bermain judi online jenis slot dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," ungkap Kasat.

Baca Juga: Remaja Pria di Manggarai Barat Curi Bobol Rumah Warga Korban Gempa Flores


‎Fakta lapangan juga mengungkapkan bahwa HT merupakan residivis kasus pencurian. Terduga pelaku diketahui baru saja menghirup udara bebas dari Rumah Tahanan (Rutan) pada awal Agustus 2026 lalu sebelum kembali melakukan aksi kejahatan serupa.

‎Mengingat usia terduga pelaku yang masih 16 tahun (kategori anak di bawah umur), proses penanganan perkara akan disesuaikan dengan regulasi khusus perlindungan anak.

‎"Karena terduga pelaku masih masuk kategori Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), penanganan kasus ini wajib mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak," tegas penyidik.

‎Saat ini, Satreskrim Polres Manggarai Barat tengah melengkapi administrasi penyidikan dan berkoordinasi intensif dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta Balai Pemasyarakatan (Bapas) untuk pendampingan hukum terhadap terduga pelaku.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Kapal Wisata Tenggelam, Polisi Periksa Kru Kapal

Nusantara

Rumah Lansia di Manggarai Barat Terbakar, Polisi Salurkan Bantuan

Nusantara

Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Tatawa Labuan Bajo, 29 Orang Selamat dan Satu Penumpang Dalam Pencarian

Nusantara

Kasus Pungli Kades di Manggarai Barat di SP3 Polisi Dan Dilimpahkan ke Inspektorat

Nusantara

Sertijab Wakapolres Manggarai Barat, AKP Sandy Pratama Putra Gantikan Kompol Martinus Pake

Nusantara

Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi