digtara.com -Jajaran Polres Sikka melalui Unit Siaga Logistik Posko Samador terus memastikan para pengungsi mendapatkan perhatian hingga benar-benar kembali ke rumah masing-masing.
Jumat, 28 Agustus 2026 siang, Unit Siaga Logistik Posko Samador kembali membagikan makanan siang kepada para
pengungsi gempa bumi yang masih bertahan di Posko Pengungsian Gelora Samador.
Usai pembagian makan siang, para pengungsi kemudian mendapatkan pemberitahuan untuk segera mempersiapkan diri, barang bawaan, serta kelengkapan pribadi masing-masing.
Mereka diarahkan untuk bersiap menjalani tahapan berikutnya, yakni pergeseran dari posko pengungsian menuju rumah masing-masing.
Pemulangan ini menjadi bagian dari rangkaian penanganan pasca gempa. Setelah beberapa waktu menjalani kehidupan di tempat pengungsian, para warga terdampak mulai diarahkan kembali ke lingkungan tempat tinggal mereka secara bertahap dan terkoordinasi.
Mobil dinas Polres Sikka digunakan untuk membantu mengangkut dan menggeser para pengungsi menuju rumah masing-masing.
Baca Juga: Mantan Wapres Jusuf Kalla Keliling Flores Pantau Korban Gempa Bumi
Kendaraan kepolisian bergerak menjadi sarana pendukung mobilisasi warga, terutama bagi
pengungsi yang membutuhkan bantuan transportasi untuk meninggalkan posko.
Sebelum meninggalkan posko, para pengungsi juga mendapatkan bantuan sembako. Bantuan tersebut diberikan sebagai bekal kebutuhan awal bagi warga setelah kembali ke rumah masing-masing, sehingga proses pemulangan tidak sekadar memindahkan warga dari posko ke tempat tinggal, tetapi juga dibarengi dukungan kebutuhan dasar.
Proses pergeseran pengungsi berlangsung secara bertahap hingga setelah makan malam. Dengan pola tersebut, kepulangan warga diupayakan berlangsung tertib, teratur, dan tidak menimbulkan penumpukan maupun kesulitan dalam proses mobilisasi.
Bagi warga terdampak gempa, kepulangan ke rumah bukan sekadar perjalanan meninggalkan tenda atau posko pengungsian. Itu adalah simbol dimulainya kembali kehidupan setelah melewati masa sulit akibat bencana.
Di tengah proses tersebut, Polres Sikka memastikan bahwa kepulangan warga tidak dibiarkan berjalan sendiri. Mobil dinas kepolisian digunakan untuk membantu pergeseran, personel berada di lapangan, bantuan sembako disiapkan, sementara kebutuhan makan para pengungsi tetap dipenuhi sampai tahapan pemulangan selesai.
Pemulangan para
pengungsi menjadi babak baru dalam penanganan pasca bencana di Samador. Setelah kebutuhan dasar dipenuhi di posko, kini saatnya warga kembali menata kehidupan di rumah masing-masing.