digtara.com -Personil Polairud Polda NTT membantu proses pembongkaran rumah dan evakuasi barang berharga milik warga di Kabupaten Manggarai.
Polisi membantu membongkar rumah milik Seprianus Daas dan Maria Supriani di Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT.
Pembongkaran dilakukan personil Ditpolairud Polda NTT dan BKO operasi di wilayah Reo-Manggarai selama dua hari Rabu (26/8/2026) dan Kamis (27/8/2026) di RT 006/RW 003, Kelurahan Baru, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai.
Aksi sosial ini dilakukan sesuai permintaan warga yang terdampak gempa.
Hal ini juga sesuai perintah lisan Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko untuk membantu warga terdampak.
Personil jajaran Polairud Polda NTT mengambil langkah-langkah dan merespon cepat.
Baca Juga: Tim SAR Gabungan Evakuasi Empat Warga Kabupaten Manggarai Timur Korban Gempa ke Labuan Bajo
Anggota Polairud
Polda NTT berkoordinasi dengan pemilik rumah untuk melaksanakan pembongkaran sesuai yang diinginkan.
Personel membantu mengevakuasi barang berharga layak pakai seperti lemari, seng, kusen, balok kayu, daun jendela, daun pintu, lursi, kompor, dan tempat tidur.
Mereka juga membantu membongkar dan mengangkat atap-atap rumah yang masih bagus yang masih dapat digunakan.
Selanjutnya polisi membantu membersihkan lingkungan rumah agar dapat dihuni kembali dalam kondisi aman.
Polairud juga membantu penyaluran bantuan untuk masyarakat Pulau Pomana, Kabupaten Sikka bagi korban bencana alam gempa bumi memggunakan kapal type C2 3007 milik Ditpolairud Polda NTT.
Posisi KP Pulau Sukur 3007 pada Sabtu (29/8/2026) berangkat dari dermaga Wuring Maumere, Kabupaten Sikka.
Kru kapal membawa bantuan logistik Polri sebanyak 100 paket Sembako di Pulau Pomana dan disalurkan kepada masyarakat.
"Semoga dengan penyaluran bantuan ini, dapat meringankan beban kebutuhan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam gempa bumi di pulau Flores NTT," ujar Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution pada Sabtu siang.