digtara.com -Sebagai Polres yang baru dibentuk, jajaran Polres Sumba Tengah mulai menangani sejumlah kasus penting termasuk kasus pencurian ternak yang selama ini marak terjadi.
Akhir pekan lalu, aparat keamanan mengamankan sejumlah pria yang diduga merupakan pemilik, pembeli dan penjaga serta dua ekor
kuda betina di Polsek Mamboro,
Polres Sumba Tengah.
Mereka diamankan terkait diamankannya dua ekor kuda pada Sabtu, 29 Agustus 2026 malam sekitar pukul 22.30 Wita di Kampung Landu Gasa (pelabuhan Kapulit) Desa Watu Asa, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah.
Dua ekor kuda betina yang diamankan dengan ciri-ciri satu ekor kuda betina warna bulu merah berusia 12 tahun dan satu ekor kuda betina warna bulu putih umur 12 tahun.
Pemilik kuda, Yance O. U. Sainonu mengaku kalau dua kuda tersebut kuda hilang dari awql bulan Agustus 2026.di wilayah Tanambanas Selatan, Kecamatan Umbu Ratunggay, Kabupaten Sumba Tengah.
Ternyata kedua ekor kuda ini ditemukan oleh korban serta masyarakat yang mencari hewan tersebut di tempat penampungan hewan milik dari Fery yang dititipkan oleh pembeli hewan, KDGS alias Kaimudin
Baca Juga: Polisi Hentikan Pesta Dengan Bunyi Musik Yang Mengganggu Kenyamanan Warga
Hewan tersebut kini diamankan oleh aparat kepolisian di Polsek Mamboro bbersama pemilik, pembeli dan penjaga hewan
Mereka yang diamankan masing-masing Kaimudin (52), warga Dusun Kaloko, Desa Pao, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan selaku pembeli dari dua ekor kuda yang ditemukan oleh korban dan sebelumnya dilaporkan hilang.
AHAS alias Ahmad (41), warga Kampung Mananga, Desa Watu Asa, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah yang merupakan penjaga dan pengontrol hewan di lokasi.
Diamankan pula S alias Supratman (54), warga Kampung Simpang, Desa Allu Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan selaku pembeli.
Hasanudin (49) warga Kampung Togo-togo, Desa Batam, Kecamatan Togo-togo, Kabupaten Jeneponto-Sulawesi Selatan juga sebagai pembeli.
"Proses masih berjalan dan masih ditangani pihak kepolisian," ujar Wakapolres Sumba Tengah, Kompol Karel Leokuna dalam keterangannya pada Senin (31/8/2026).