digtara.com - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami erupsi pada Selasa (1/9/2026). Aktivitas vulkanik tersebut berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang.
Sejumlah jadwal penerbangan di
Bandara Kualanamu mengalami penyesuaian akibat meningkatnya aktivitas erupsi
Gunung Sinabung.
Informasi tersebut disampaikan pihak Bandara Internasional Kualanamu melalui akun Instagram resmi @kualanamu.airport pada Selasa (1/9/2026).
"Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Erupsi Gunung Sinabung yang berdampak pada operasional penerbangan, sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu dapat mengalami penyesuaian," tulis pihak bandara.
Penerbangan Kualanamu Sempat DinonaktifkanSebagai langkah antisipasi terhadap dampak erupsi, aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu sempat dinonaktifkan selama dua jam.
Operasional penerbangan dinonaktifkan sementara mulai pukul 10.45 WIB hingga 12.45 WIB.
Baca Juga: Gunung Sinabung Erupsi Hari Ini 31 Agustus 2026, Kolom Abu Capai 3.500 Meter
Kebijakan tersebut dilakukan untuk mengutamakan keselamatan penerbangan di tengah meningkatnya aktivitas
Gunung Sinabung.
"Aktivitas penerbangan untuk sementara dinonaktifkan sebagai langkah antisipasi dan keselamatan penerbangan," jelas pihak Bandara Kualanamu.
Penonaktifan sementara ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi aktivitas vulkanik dan potensi dampaknya terhadap penerbangan.
Jadwal Penerbangan Mengalami PenyesuaianErupsi Gunung Sinabung juga membuat sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Kualanamu berpotensi mengalami perubahan.
Karena itu, calon penumpang diminta tidak langsung berangkat ke bandara sebelum memastikan kembali status penerbangan mereka.
Pihak
Bandara Kualanamu mengimbau pengguna jasa untuk memperoleh informasi terbaru langsung dari maskapai masing-masing.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing sebelum melakukan perjalanan," tulis pihak bandara.
Imbauan tersebut penting dilakukan mengingat kondisi penerbangan dapat berubah menyesuaikan perkembangan aktivitas Gunung Sinabung dan faktor keselamatan penerbangan.
Penumpang Diminta Memantau Informasi TerbaruPihak Bandara Kualanamu menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat penyesuaian operasional penerbangan.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi dan mengucapkan terima kasih atas perhatian, pengertian, serta kerja sama seluruh pengguna jasa Bandara," demikian keterangan pihak bandara.
Baca Juga: Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat, Danau Lau Kawar Ditutup Sementara Dengan adanya erupsi
Gunung Sinabung, calon penumpang yang akan menggunakan
Bandara Kualanamu pada Selasa (1/9/2026) disarankan terus memantau informasi terbaru dari maskapai dan pihak bandara sebelum melakukan perjalanan.