digtara.com -Perwira Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan 54 gelombang 2 yang tergabung dalam Resimen Citta Dharma Laksita melakukan aksi nyata bagi korban gempa Flores, NTT.
Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana ditunjukkan Resimen Citta Dharma Laksita, SIP Angkatan 54 Gelombang 2 dengan membawa bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut disalurkan pada Kamis (3/9/2026) kepada warga terdampak gempa di Dusun Gori, Desa Bangka Jong, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai.
Bantuan kepada korban gempa bumi tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan Resimen CDL, Ipda Eko Muktiono, Ipda Dwi Santoso dan Ipda Sintus sebagai wujud empati kepada korban bencana di Flores, NTT.
Bantuan yang diberikan berupa sembako, beras, telur, minyak goreng, terpal serta alas tidur.
Mereka berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban yang dilanda gempa pada 15 Agustus 2026 lalu.
Baca Juga: Masyarakat dan Rutan Ruteng-Manggarai Dapat 20 Ton Beras dan Ribuan Paket Bansos dari Kemenimipas
Ipda Eko Muktiono mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.
Diakui pula kalau bantuan ini merupakan bentuk empati kami kepada masyarakat yang terdampak gempa.
"Semoga apa yang kami berikan dapat membantu meringankan beban warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah keterbatasan," ujarnya.
Disebutkan pula kalau aksi sosial ini merupakan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan sarana dan prasana khususnya sembako akan kebutuhan sehari-hari.
Bagi warga penerima bantuan, kedatangan Resimen Citta Dharma Laksita menjadi penyemangat tersendiri.
Ditengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih, bantuan tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.
Warga pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan. Bantuan yang diterima akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup selama mereka masih berada dalam kondisi darurat.
Salah seorang penerima bantuan mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dari Resimen Citta Dharma Laksita, SIP Angkatan 54 Gelombang 2.
Warga mengucapkan banyak terimaksih kepada Resimen Citta Dharma Laksita, SIP Angkatan 54 Gelombang 2 yang telah membantu dalam keterbatasan akibat bencana gempa bumi ini.
Baca Juga: Tiga Ton Bantuan Polresta Kupang Kota Bagi Korban Gempa Flores
"Bantuan ini akan dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," ujar Ambrosius.
Hingga saat ini, sebagian masyarakat terdampak masih memilih bertahan di tenda-tenda darurat.
Kondisi tersebut dilakukan karena gempa susulan masih menjadi kekhawatiran warga untuk kembali menempati rumah.
Situasi itu sekaligus menjadi pengingat bahwa penanganan bencana membutuhkan kepedulian dan kebersamaan dari berbagai pihak. Keterbatasan sarana dan prasarana bukan menjadi alasan untuk berhenti membantu.
Melalui aksi kemanusiaan tersebut, Resimen Citta Dharma Laksita, SIP Angkatan 54 Gelombang 2, menunjukkan bahwa di tengah bencana, kehadiran dan kepedulian sekecil apa pun dapat memberikan arti besar bagi masyarakat.
Baca Juga: Masyarakat dan Rutan Ruteng-Manggarai Dapat 20 Ton Beras dan Ribuan Paket Bansos dari Kemenimipas