digtara.com -Polri terus bergerak membantu distribusi bantuan bagi warga terdampak gempa bumi di Flores NTT.
Jalur dan wilayah yang tidak bisa dilalui dengan jalur darat harus dijangkau melalui jalur laut.
Direktorat Polairud Polda NTT pun mengerahkan kapal Polairud untuk membantu distribusi bantuan hingga ke pulau yang sulit dijangkau.
Kapal type C2 KP Pulau Ndao 3009 milik Ditpolairud Polda NTT dikerahkan menyalurkan bantuan untuk masyarakat pulau Parumaan, Desa Parumaan, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.
Jumat (4/9/2026) KP Pulau Ndao 3009 berangkat dari dermaga Wuring Maumere sekitar pukul 12.30 Wita dan tiba di pelabuhan Desa Parumaan pukul 15.00 wita.
Bantuan diantar oleh crew KP Pulau Ndao 3009, Kasat Polairud Polres Sikka, anggota Ditpolairud BKO dan anggota Satpolairud Polrrs Sikka
Baca Juga: Warga Sabu Raijua Ditemukan Meninggal di Atas Perahu Motor
Kapal mengangkut logistik Polri seperti minyak goreng, air kemasan, susu SGM, pampers, sarung, pop mie cup, ikan sarden, biskuit, mie gelas, teh celup, selimut, pakaian anak dan remaja, dandang, tisu wajah, indomie, genset dan kompor gas.
Dari barang bantuan tersebut, sebagian besar merupakan bantuan Kapolri dan ketua umum Bhayangkari.
Personil Marnit Sikka bersama - sama dengan personil Satpolairud Polres Sikka mengangkut paket bantuan Polri dari gudang Polres Sikka untuk didistribusikan ke warga Pulau Parumaan dan Pulau Besar yang terdampak bencana Alam Gempa Bumi.
Personil Ditpolairud Polda NTT, personil Polres Sikka dan dibantu masyarakat pulau Parumaan menyerahkan secara simbolis paket bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di pulau Parumaan, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.
Warga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Polri yang selalu peduli dengan kondisi masyarakat khususnya yang terdampak gempa bumi.
Penyaluran bantuan juga dilakukan untuk masyarakat pulau Besar, Desa Koja Doi, Kecamatan Alok Timur yang merupakan korban bencana alam gempa bumi menggunakan kapal type C2 KP Pulau Sukur 3007 milik Ditpolairud
Polda NTT.
Bantuan diantar oleh crew KP Pulau Sukur, anggota Ditpolairud Polda NTT, Satpolairud dan KP3 Laut Maumere, Polres Sikka.
Mereka membawa bantuan minyak goreng, air kemasan, susu SGM, pampers, sarung, pop mie cup, ikan sarden, biskuit, mie gelas, teh celup, selimut, pakaian anak dan remaja, dandang, tisu wajah dan indomie.
Direktur
Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution menegaskan bahwa distribusi bantuan merupakan bagian integral dari operasi kemanusiaan yang dilakukan pasca gempa.
"Operasi kemanusiaan harus bergerak. Setiap bantuan yang datang harus dipastikan aman, tercatat, tersimpan dan dapat segera didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran personel Polri bersama seluruh unsur terkait merupakan bentuk komitmen untuk memastikan bantuan tidak berhenti di tempat kedatangan, tetapi benar-benar sampai kepada warga terdampak gempa," tegasnya.
Menurutnya, kondisi pasca gempa yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan, setiap bantuan memiliki arti penting bagi masyarakat dan pihaknya siap membantu proses distribusi.
Operasi kemanusiaan terus bergerak untuk memastikan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa Flores tiba tepat waktu dan tepat sasaran.
Baca Juga: Warga Sabu Raijua Ditemukan Meninggal di Atas Perahu Motor