digtara.com -Kepala UPTD Puskesmas Dampek, Kabupaten Manggarai Timur mengadukan kondisi Puskesmas yang memprihatinkan pasca gempa Flores.
Ia juga meminta bantuan Polri untuk mengevakuasi dan membantu pemindahan sejumlah fasilitas
Puskesmas.
Polisi pun sigap merespons kebutuhan untuk mengevakuasi sejumlah barang penting yang masih berada di lantai dua gedung Puskesmas yang mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa bumi.
Barang-barang tersebut bukan sekadar aset milik Puskesmas. Didalamnya terdapat peralatan dan perlengkapan kesehatan, komputer, serta tandon air yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pelayanan kesehatan dan memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat di lokasi pengungsian.
Personel Polres Manggarai Timur bersama Polsek Lamba Leda Utara, dipimpin Ipda Syaiful Bahri Basri selaku Katim BKO Polsek Lamba Leda Utara, bergerak cepat menuju lokasi pada Senin (7/9/2026).
Dengan penuh kehati-hatian, personel Polri menerobos dan memasuki lantai dua bangunan yang mengalami kerusakan parah.
Baca Juga: Kemenimipas RI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa Flores di Manggarai-NTT
Di tengah kondisi bangunan yang tidak lagi sepenuhnya aman, mereka bahu-membahu mengevakuasi barang-barang penting satu per satu.
Peralatan kesehatan, komputer, tandon air, serta berbagai perlengkapan lainnya berhasil dievakuasi demi memastikan kebutuhan dasar masyarakat dan pelayanan kesehatan tetap dapat berjalan.
Aksi tersebut untuk menjawab setiap panggilan dan kebutuhan masyarakat dengan tindakan nyata.
Ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan, Polri bergerak. Ketika ada harapan yang harus diselamatkan, Polri hadir untuk membantu.
Kegiatan evakuasi berakhir pada pukul 13.00 Wita dan berjalan dengan aman serta lancar.
Situasi di wilayah Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten
Manggarai Timur, tetap dalam keadaan aman dan kondusif.