digtara.com - Sebanyak 418 warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mulai kembali ke rumah masing-masing setelah erupsi Gunung Sinabung, Senin (7/9/2026).
Pemulangan warga dilakukan setelah adanya perubahan radius zona bahaya
Gunung Sinabung berdasarkan surat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tertanggal 6 September 2026.
Proses pemulangan dilakukan secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan masyarakat.
Pemulangan Warga Kuta Tengah Dilakukan BertahapKabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, pemulangan warga dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dan rapat Tim Terpadu Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Sinabung.
"Pemulangan warga Desa Kuta Tengah dilakukan setelah adanya perubahan ketentuan radius zona bahaya dan berdasarkan hasil koordinasi serta rapat Tim Terpadu Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Sinabung," kata Ferry.
Dari total 418 warga yang kembali, sebanyak 210 orang merupakan laki-laki dan 208 perempuan.
Baca Juga: Tim Dokkes Polda NTT dan Polres Ngada Home Visit Ke Rumah Warga dan Tenda Pengungsian Tangani Masalah Kesehatan
Di antara warga tersebut terdapat 35 balita, 34 lanjut usia, dua ibu hamil, serta enam ibu menyusui.
Sementara itu, terdapat 237 warga dewasa dan orang tua yang terdiri dari 101 laki-laki dan 132 perempuan. Selain itu, kelompok remaja dan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan juga turut dipulangkan.
TNI dan Polri Bantu Warga Kembali ke RumahUntuk memastikan proses pemulangan berjalan aman dan tertib, personel gabungan dikerahkan ke Desa Kuta Tengah.
Personel tersebut berasal dari TNI, Polri, Basarnas, serta Satuan Polisi Pamong Praja. Mereka membantu mobilisasi warga sekaligus mengangkut barang-barang milik masyarakat dari lokasi pengungsian menuju rumah masing-masing.
Ferry mengatakan, dukungan personel gabungan tidak hanya difokuskan pada transportasi warga, tetapi juga memastikan barang milik masyarakat dapat dibawa dengan baik.
"Personel gabungan tidak hanya membantu mobilisasi warga, tetapi juga memastikan barang-barang milik masyarakat dapat diangkut dengan baik. Ini merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan agar warga dapat kembali ke rumahnya secara aman dan tertib," ujarnya.
Kondisi Gunung Sinabung Tetap DipantauPemulangan 418 warga Kuta Tengah dilakukan setelah adanya perubahan radius zona bahaya yang ditetapkan berdasarkan rekomendasi PVMBG.
Meski warga telah diperbolehkan kembali, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama. Pemantauan terhadap aktivitas Gunung Sinabung dan perkembangan kondisi di sekitar kawasan terdampak tetap diperlukan untuk mengantisipasi perubahan situasi.