digtara.com -Kerusakan cukup parah terjadi di SD Negeri Radha, Kabupaten Ngada, NTT akibat gempa bumi magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 lalu.
Aparat keamanan dari Satlantas
Polres Ngada pun melakukan aksi tanggap darurat dengan membersihkan puing-puing bangunan kelas SD Negeri Radha pasca gempa bumi.
Aksi ini digelar guna membantu pemulihan sarana dan prasarana pendidikan bagi masyarakat.
Kegiatan pada Selasa (8/9/2026) ini dipimpin Kasat Lantas Polres Ngada, Iptu Yoseph D. Tote beserta seluruh snggota Sat Lantas Polres Ngada.
Kegiatan diawali dengan apel persiapan dan konsolidas dipimpin Kasat Lantas Polres Ngada untuk memberikan arahan terkait pembagian tugas, keselamatan personel, dan efisiensi kerja di lokasi sasaran.
Selanjutnya personel Sat Lantas Polres Ngada secara gotong-royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan plafon, tembok, serta material kayu/bata pada ruang kelas SD Negeri Radha yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Baca Juga: Jadi Kehormatan Jalani Misi Kemanusiaan di Flores, Tim Slog Polri Bahagia Layani Warga Korban Gempa
Mereka juga mengamankan barang-barang perlengkapan sekolah dan dokumen penting yang masih dapat digunakan ke area yang lebih aman.
Sejumlah material puing-puing bangunan ruang kelas yang rusak berhasil dibersihkan dan dipindahkan sehingga area sekolah menjadi lebih aman.
"Ini merupakan wujud nyata keperdulian dan hadirnya Polri (Polres Ngada) di tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan serta bantuan kemanusiaan pasca bencana," ujar Kasat Lantas usai kegiatan ini.
Kepala sekolah menyampaikan terimakasih kepada Polri khususnya Polres Ngada lebih khusus kepada Satuan Lalu lintas yang telah dengan sukarela membantu pihak sekolah membersihkan puing puing bangunan kelas yang rusak sehingga menjadi lebih bersih dan aman.