digtara.com -Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi di RT 023/RW 003, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Rabu (9/9/2026) petang.
Peristiwa tersebut melibatkan pasangan suami istri (Pasutri), yakni SN selaku suami dan ES selaku istri.
Akibat kejadian tersebut, ES mengalami luka pada bagian tangan, sementara SN mengalami luka cakaran pada tangan kanan.
Keduanya bertengkar karena persoalan rumah tangga dan berujung pada penganiayaan hingga dilaporkan ke polisi di Polsek Alak.
Kedua pihak kemudian dipertemukan di Polsek Alak untuk diberikan kesempatan menyampaikan permasalahan, serta mencari solusi terbaik secara kekeluargaan.
Masing-masing diberikan kesempatan menyampaikan persoalan dan alasan saling menganiaya.
Baca Juga: Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku
Keduanya kemudian sepakat saling memaafkan dan menyelesaikan persoalan secara baik-baik tanpa proses hukum.
Baik suami maupun istri kemudian membuat surat pernyataan untuk berdamai disaksikan aparat kepolisian dan perwakilan keluarga.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas melalui Kapolsek Alak, AKP I Ketut Setiasa mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan rumah tangga dengan tindakan kekerasan, baik secara fisik maupun verbal.
Kapolsek menegaskan bahwa setiap permasalahan hendaknya diselesaikan dengan kepala dingin melalui komunikasi, musyawarah dan pendekatan kekeluargaan.
Apabila terjadi perselisihan, masing-masing pihak diharapkan dapat mengendalikan emosi, menghindari tindakan yang dapat memperburuk keadaan, serta segera meminta bantuan pihak keluarga, tokoh masyarakat atau Kepolisian apabila persoalan tidak dapat diselesaikan sendiri.
"Jangan menjadikan emosi sebagai alasan untuk melakukan kekerasan. Setiap persoalan dapat diselesaikan dengan komunikasi yang baik dan kepala dingin," pesan Kapolsek Alak.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk saling menghormati dan tidak melakukan kekerasan dalam bentuk apa pun, karena tindakan tersebut dapat menimbulkan dampak yang lebih besar bagi keluarga.