digtara.com - Sembilan unit rumah dinas TNI di asrama TNI AD Kelurahan Kuanino, Kota Kupang, NTT terbakar pada Sabtu (12/9/2026).Asrama TNI terletak di Jalan Swakarya RT 026/RW 006, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.
Sembilan rumah dinas yang berada di dalam komplek Asrama Tentara ini ditempati Praka I Made Ryan Merdiana (anggota Kodim 1604/
Kupang), Serma Aloyius (anggota Denkes
Kupang).
Serka Purnawirawan Hermen Pandie, Pratu Rizaldi Gunawan (Babinsa Rote Ndao/BP Staf Ter Korem 161/Wirasakti), Sertu Carlos (Denkes Kupang), Serma Nurdin (anggota Korem 161/Wirasaksi)
Praka Agung (anggota Korem 161/Wirasakti), Serka Purn Alex Maya (pensiunan Korem 161/Wirasakti) dan Serka Purn Amir (pensiunan Kodim 1604/Kupang).
Sejumlah warga mengaku kalau api awalnya diduga berasal dari rumah yang ditempati oleh Serma Aloyius (anggota Denkes Kupang). Saat itu terdengar bunyi ledakan dari rumah tersebut.
Korban Serka Purnawirawan Amir mengakui kalau pada Sabtu malam sekitar pukul 21.15 Wita, ia hendak tidur.
Baca Juga: Tim URC Jatantas Polresta Kupang Kota Tangkap Pelaku Pengeroyokan Dua Pemuda
Namun ia kaget mendengar suara ledakan dari arah luar rumah sehingga langsung keluar rumah dan melihat api sudah membakar rumah dari arah ujung.
Api dengan cepat merembet ke arah rumahnya. Karenakan api sudah merembet ke rumah, Serka Amir tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang berada di dalam rumah.
Praka Agung Triwahyudi, yang rumahnya juga terbakar sedang berada dalam rumah untuk beristirahat.
Ia kaget mendengat suara alarm lonceng (manual) yang dibunyikan.
Praka Agung awalnya berpikir ada gempa. setelah berada di luar, ia melihat api yang berkobar dari rumah kedua yang ditempati Serma Aloyius.
Saat itu angin sedang berhembus sehingga kurang dari lima menit api sudah merambat ke rumah lainnya.
Beberapa penghuni rumah dinas berusaha mengamankan dan menyelamatkan berkas-berkang penting. Namun kobaran api yang sudah membesar membakar rumah dinas dengan sangat cepat sehingga para korban tidak berani untuk masuk lagi ke dalam rumah dinas yang terbakar.
Dua unit mobil pemadam kebakaran Kota Kupang, mobil Water Canon Polresta Kupang Kota dan mobil Water Canon Polda NTT membantu proses pemadaman.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21.30 WITA tersebut menghanguskan sebanyak sembilan unit rumah dinas TNI.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting atau hubungan pendek arus listrik dari salah satu rumah.
Baca Juga: Berkas Kekerasan Seksual Lengkap, Polisi Gadungan Dilimpahkan ke Kejaksaan Kapolresta
Kupang Kota, Kombes Pol Nelson F. Quintas bersama personel langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan proses penanganan berjalan cepat dan maksimal.
Kapolresta memimpin langsung upaya pemadaman guna mencegah kobaran api meluas ke rumah-rumah lainnya.
Sejumlah armada dikerahkan dalam penanganan tersebut, terdiri dari 2 unit mobil pemadam
kebakaran, 1 unit AWC Polda NTT, serta 1 unit AWC Polresta
Kupang Kota ditambah dengan Damkar Pemerintah Kota
Kupang.
Personel Polda NTT, Polresta
Kupang Kota, dan petugas pemadam
kebakaran bahu-membahu melakukan pemadaman.
Upaya tersebut dilakukan dengan mengutamakan keselamatan warga sekaligus mengantisipasi agar api tidak merambat ke bangunan di sekitar lokasi.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.