digtara.com -Di sela-sela kegiatan peresmian delapan titik sumur bor di Kota Kupang, Rabu (30/9/2026), Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko menyempatkan diri memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD) di Kelurahan Belo.
Bantuan sosial (Bansos) juga disalurkan kepada warga RT 005/RW 003, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota
Kupang.
Bantuan terhadap dunia pendidikan merupakan kepedulian terhadap kebutuhan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Adapun perlengkapan yang diberikan meliputi tas sekolah, buku tulis, pulpen, penggaris, pensil, kotak bekal makanan, serta botol minum.
Sementara bantuan sosial diberikan kepada warga yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kehadiran Kapolda NTT bersama rombongan disambut penuh sukacita oleh anak-anak dan warga masyarakat.
Baca Juga: Pasca Tawuran Pelajar di Kota Kupang, Polisi Berjaga-jaga di Sekolah
Kegiatan tersebut menjadi semakin bermakna karena berlangsung bersamaan dengan peresmian delapan titik sumur bor yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat.
"Bapak Kapolda NTT berharap bantuan perlengkapan sekolah ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak di Kelurahan Belo, menambah semangat mereka untuk belajar, serta membantu memenuhi kebutuhan sekolah sehari-hari. Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu kita dukung dan persiapkan sejak dini agar dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu meraih cita-citanya," ungkap Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Kebahagiaan atas bantuan tersebut disampaikan Julian Angelo Pellondou, siswa kelas V SD Negeri Belo.
Dengan penuh rasa syukur, Julian mengungkapkan terima kasih atas pembangunan sumur bor yang kini membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih, sekaligus atas perlengkapan sekolah yang diterimanya.
"Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan sumur bor karena sebelum ada sumur bor, kami sangat kesusahan mendapatkan air. Setelah ada sumur bor, pekerjaan pun menjadi lebih gampang. Terima kasih juga atas bantuan yang diberikan, seperti tas sekolah. Kami sangat senang karena bantuan ini sangat berharga bagi kami," ujar Julian.
Kabid Humas Polda NTT menegaskan bahwa perhatian terhadap masyarakat, termasuk anak-anak, merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Bantuan perlengkapan sekolah diharapkan dapat memotivasi anak-anak Kelurahan Belo untuk terus belajar, sementara keberadaan sumur bor diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih secara lebih mudah.
"Polri hadir untuk memberikan manfaat nyata bagi warga. Bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari serta membawa manfaat bagi keluarga penerima," ungkap Kabid Humas.
Kegiatan sosial seperti ini menjadi salah satu sarana untuk memperkuat kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat.
Hubungan yang baik antara kepolisian dan warga merupakan modal penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif.
Menurutnya, dukungan serta partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.
Karena itu, Polda NTT terus mendorong terjalinnya komunikasi yang baik antara personel kepolisian dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan di lingkungan warga dapat ditangani melalui kerja sama dan pendekatan yang humanis.
Polda NTT berharap berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dapat terus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri serta mendorong terciptanya lingkungan yang harmonis dan penuh kepedulian.
Baca Juga: Pasca Tawuran Pelajar di Kota Kupang, Polisi Berjaga-jaga di Sekolah