digtara.com -Kebakaran melanda empat unit lapak/tempat usaha masyarakat di kompleks Pasar Mingguan Maronggela, Desa Wolomeze, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, NTT pada Sabtu (3/10/2026) malam sekitar pukul 19.00 Wita.
Kebakaran pertama kali diketahui masyarakat setelah melihat kobaran api yang berasal dari sebuah bengkel las milik Herman Tiba.
Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian secara spontan berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya guna mencegah api semakin meluas.
Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke tiga unit kios lainnya yang berada berdekatan.
Baca Juga: Tiga WNA dan Satu Tour Guide Belum Muncul Usai Menyelam, SAR Gabungan Turunkan Tim
Keempat bangunan tersebut merupakan bangunan semi permanen dengan dinding bambu cincang dan atap seng sehingga api dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan.
Berkat upaya masyarakat dan pihak terkait, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kerugian yang dialami para pemilik usaha merupakan kerugian materiel.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa melalui Kapolsek Riung, Ipda Martinus Riang menekankan kepada personel agar segera melakukan langkah-langkah kepolisian di lokasi kejadian, memastikan situasi tetap aman dan kondusif, serta membantu masyarakat dalam penanganan pasca
kebakaran.
Kapolsek Riung juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi
kebakaran, khususnya di kawasan pasar dan tempat usaha yang menggunakan bahan mudah terbakar maupun memiliki instalasi listrik dan peralatan kerja yang berpotensi menimbulkan percikan api.
"Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami mengimbau seluruh warga agar selalu berhati-hati dan memastikan sumber listrik, peralatan kerja maupun sumber api benar-benar dalam kondisi aman setelah digunakan," ujar Kapolsek Riung.
Personel Polsek Riung selanjutnya melakukan pemantauan dan pendataan awal terhadap dampak kejadian serta berkoordinasi dengan pihak terkait.
Penyebab pasti kebakaran dan jumlah kerugian materiel masih dalam proses pendataan lebih lanjut.
Baca Juga: Tiga WNA dan Satu Tour Guide Belum Muncul Usai Menyelam, SAR Gabungan Turunkan Tim
Polres Ngada mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya yang dapat memicu terjadinya kebakaran.