digtara.com -Tiga penyelam terdiri dari dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Irlandia dan satu WNI (tour guide) masih belum ditemukan.
Ketiganya hilang pasca menyelam dan melaksanakan diving di perairan pulau Pangabatang Kabupaten
Sikka, NTT pada Minggu (4/10/2026).
Pada pencarian hari kedua, Senin (5/10/2026), anggota Ditpolairud Polda NTT juga bergabung dengan tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap tiga orang yang belum ditemukan yang hilang saat melaksanakan diving.
Crew kapal patroli Marnit Sikka ikut serta dalam kegiatan SAR gabungan hari kedua ini.
Korban yang masih dalam pencarian masing-masing Dervla Mulligan (28), seorang WNA perempuan asal Irlandia, Darragh (27), WNA pria asal Irlandia dan Frederik Horipun (39), WNI asal Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka yang juga tour guide
Pada hari pertama pencarian, Minggu (4/10/2026) satu WNA perempuan asal Austria, Patricia (42) ditemukan dalam keadaan selamat.
Baca Juga: Selisih Paham Soal Hutang Berujung Pidana Diselesaikan Secara Damai
Sesuai informasi dari Riana yang juga tour guide, kalau pada Minggu, 4 Oktober 2026, ada enam orang melakukan penyelaman di pulau Pangabatang, Kabupaten
Sikka.
Tim penyelaman dibagi dalam dua tim masing masing memiliki guide. Pada saat penyelaman arus di daerah penyelam sangat kencang.
Hingga Tim 1 terdiri dari 2 orang (1 orang guide serta 1 WNA) sudah naik ke atas permukaan. Tersisa Tim 2 dengan jumlah 4 0rang (1 orang guide dan 3 orang WNA) belum kembali ke permukaan.
Pelaksanaan kegiatan SAR Gabungan hari kedua dibagi menjadi 4 Tim dengan menggunakan sarana KP P. Sukur 3007 milik Dit Polairud Polda NTT, KN SAR Punta Dewa milik Kantor SAR Maumere, satu unit perahu karet milik kantor SAR Maumere dan satu unit Sheptender
Sejak Senin pagi, Tim 1 dengan menggunakan KP P. Sukur 3007 milik Dit POLAIRUD Polda NTT bergerak melakukan pencarian di permukaan air di sekitar perairan teluk Maumere sesuai dengan perkiraan arah hanyut korban dive yang hilang.
Anggota Polairud juga mengecek setiap rumpon di lokasi yang ada di sekitar perairan teluk Maumere dimana perkiraan korban diperkirakan hanyut melewati rumpon 2 tersebut.
Tim 2 dengan menggunakan KN SAR Puntadewa 205 milik kantor SAR Maumere bertolak dari pelabuhan Wuring menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.
Pada pukul 07.54 Wita, Tim 3 dan dan Tim 4 dengan menggunakan perahu karet Kansar Maumere dan Searider KN SAR Puntadewa melakukan penyisiran di pesisir lokasi kejadian.
Sekitar pukul 09.00 wita, tim 2 KN SAR Puntadewa 250 berhasil menemukan dua korban
WNA dalam keadaan selamat pada koordinat 08°32'25" S - 122° 26'08" E.
Pada pukul 09.05 wita, Tim 1 KP P. Sukur 3007 berhasil menemukan 1 orang korban WNI dalam keadaan selamat pada koordinat 08°33.711' S - 122°26.174' E.
Selanjutnya para korban dievakuasi ke KN SAR Puntadewa 25O untuk mendapatkan perawatan dan selanjutnya akan dievakuasi ke pelabuhan Wuring.
Unsur SAR yang terlibat yakni Tim Rescue Kansar Maumere 19 orang, Ditpolairud Polda NTT Marnit Sikka 6 orang, Satpolairud Polres Sikka 1 orang, Lanal Maumere 4 orang dan keluarga korban.
Baca Juga: Selisih Paham Soal Hutang Berujung Pidana Diselesaikan Secara Damai