digtara.com -Sebanyak 19 orang siswa di SMK Kencana Sakti Kota Kupang, NTT pusing dan mual usai mengkonsumsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (5/10/2026) siang.
Mereka diduga keracunan karena mulai merasakan pusing dan mual setelah makan menu
MBG.
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kencana Sakti Kupang sendiri berada di Jalan Karya Kencana Nomor 11, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Imanuel Haning (58), guru pada sekolah tersebut mengaku kalau pihak sekolah menerima MBG sebanyak 268 porsi
Sebelum dibagikan kepada para siswa, pihak sekolah mengecek makanan dalam ompreng yang meliputi suhu, aroma, dan tekstur.
Menu MBG yang dibagikan di SMK Kencana Sakti Kupang yakni nasi putih, ayam saos mentega, tempe kecap, sayyr capcay dan buah naga.
Baca Juga: WNA Dan WNI Penyelam Ditemukan Selamat, Operasi SAR Diakhiri
Menu tersebut juga sudah ditakar soal energi, protein, lemak, karbohidrat dan serat.
Makanan mulai dibagikan kepada siswa dan siswi SMK Kencana Sakti Kupang pada pukul 09.55 Wita hingga pukul 10.00 Wita.
Saat itu siswa dan siswi penerima MBG ini langsung mengkonsumsi menu dalam ompreng.
Satu jam kemudian atau sekitar pukul 11.00 Wita, sejumlah siswa-siswi mulai mengeluhkan kondisi kesehatan berupa pusing dan mual.
Informasi awal menyebutkan sebanyak 19 orang siswa mengalami keluhan, dengan beberapa di antaranya mengalami muntah.
Dari jumlah tersebut, terdapat 7 orang siswa yang mengalami muntah cukup parah sehingga memerlukan penanganan medis.
Siswa yang masih dalam kondisi baik diperbolehkan untuk pulang ke rumah untuk istirahat.
Sedangkan siswa yang mengalami keluhan lebih lanjut dibawa ke RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Imanuel Haning yang juga warga perumahan RSS Oesapa, Blok P Nomor 11, RT 44/RW 14, Kelurahan Oesapa kemudian menghubungi aparat kepolisian.
Kapolsek Kota Lama, AKP Zainal Arifin Abdurahman dan anggota bersama Bhabinkamtibmas langsung ke SMK Kencana Sakti melakukan identifikasi.
Menu MBG di sekolah tersebut dilayani dari SPPG Kelapa Lima (Dapur Kelapa Lima 3).
Polisi memastikan data pihak sekolah bahwa untuk siswa yang mengalami gejala sakit perut yang parah sebanyak tujuh orang sementara dilarikan ke RSUD W.Z.Johanes Kupang.
"Terkait dengan peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Hanya ada tujuh siswa yang dirawat di rumah sakit," ujar Kapolsek Kota Lama pada Senin siang.
Sebagian siswa yang juga mengalami gejala yang sama sudah pulang dan dijemput oleh orang tua masing-masing.
Baca Juga: WNA Dan WNI Penyelam Ditemukan Selamat, Operasi SAR Diakhiri Kapolsek Kota Lama bersama Kasat Intelkam Polresta
Kupang Kota kemudian berkoordunasi dengan pihak pengelola
MBG.
Novi, selaku pengelola MBG untuk sekolah ini menjelaskan bahwa makanan MBG tersebut berasal dari SPPG Kelapa Lima 3 dan segera ditelusuri penyebab siswa keracunan.
Siswa yang mengalami keluhan dan dalam perawatan medis :
1. Afridon Eliaser Ndun
2. Artika Gaudensia Usfinit
3. Cherilia Zanira Atolo
4. Susana Lasa
5. Charly Farel Fuah
6. Marlince Jeklin Bano
7. Zetna Bungsu Nomleni
Baca Juga: Lagi Dua Pelaku Diamankan, Total Empat Pelaku Kasus Penyerangan di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi