digtara.com -Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere melalui Pos SAR Alor bersama Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang nelayan bernama Boy Sing (44).
Ia sebelumnya dilaporkan belum kembali saat melaut menggunakan sampan di perairan antara Pantar Timur dan
Pulau Pura, Kabupaten
Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Korban ditemukan dalam kondisi selamat di Pulau Pura, Kabupaten Alor, NTT pada Senin (12/10/2026).
Informasi kejadian diterima Pos SAR Alor pada Senin pagi pukul 07.45 WITA dari Margareta Padama, istri korban.
Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut bermula pada Minggu (11/10/2026) malam sekitar pukul 22.00 WITA, ketika korban pergi melaut menggunakan sampan.
Saat berada sekitar 20 meter dari pantai, korban diduga terseret arus laut yang kencang. Korban sempat berteriak meminta pertolongan dan terdengar oleh warga sekitar.
Baca Juga: Ini Respon Kapolres Alor Terkait Peristiwa Siswa SMK Meninggal Terkena Anak Panah
Namun, ketika warga berupaya melakukan pencarian, korban beserta sampannya sudah tidak terlihat.
"Upaya pencarian oleh keluarga dan masyarakat nelayan setempat belum membuahkan hasil hingga laporan diteruskan kepada pihak SAR," ujar Fatur Rahman selaku Kepala Kantor SAR Maumere pada Senin siang.
Kepala Kantor SAR Maumere langung mengerahkan personil rescue Pos SAR Alor yang berjumlah 5 personel bersama unsur potensi SAR diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Tim menggunakan kendaraan rapid land dan dilengkapi Rubber Boat 30 PK, peralatan medis, serta peralatan SAR air untuk mendukung pelaksanaan operasi pencarian.
Tim SAR Gabungan pun tiba di lokasi kejadian pada pukul 09.47 WITA dan langsung melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan Rubber Boat 30 PK.
Perkembangan signifikan pun terjadi pada pukul 12.20 WITA, ketika Tim SAR Gabungan menerima informasi dari pihak keluarga bahwa korban berada di
Pulau Pura.
Tim Rescue pun segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan atas informasi yang diterima.
Hingga pada pukul 13.00 WITA, Tim SAR Gabungan tiba di Pulau Pura dan berkoordinasi dengan masyarakat setempat.
Dari hasil koordinasi tersebut, dipastikan bahwa korban berada di pulau Pura setelah terdampar akibat terseret arus laut.
Korban ditemukan dalam keadaan selamat pada koordinat 08°28'23,57" S – 124°17'35,18" E, sekitar 8,69 NM.
Baca Juga: Siswa SMK di Alor-NTT Tewas Terkena Panah Saudara Sepupunya
Selanjutnya, korban dievakuasi menggunakan Rubber Boat 30 PK milik Pos SAR
Alor menuju Pantai Desa Kaleb, Kelurahan Tamelabang, Kecamatan Pantar Timur, Kabupaten
Alor.
Pada pukul 13.20 WITA, Tim SAR Gabungan tiba di pantai dan menyerahkan korban kepada pihak keluarga dalam kondisi selamat.
Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Alor sebanyak 5 personel, BPBD Kabupaten Alor sebanyak tiga personel, Pos TNI AL Kabupaten Alor, Satpolairud Polres Alor, KSOP Alor, serta aparat Desa Kaleb, Pantar Timur, sebanyak dua personel. Dalam pelaksanaan operasi, tim mengerahkan kendaraan Rapid Land SAR, Rubber Boat 30 PK, peralatan medis, peralatan SAR air, serta satu unit kapal nelayan Desa Kaleb.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat dan telah diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan serta masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan operasi kemanusiaan ini.
Baca Juga: Ini Respon Kapolres Alor Terkait Peristiwa Siswa SMK Meninggal Terkena Anak Panah