digtara.com -Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol Dr. Rudi Darmoko, SIK M.Si meresmikan 33 sumur bor yang tersebar di sejumlah wilayah di NTT.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti di Markas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Mapolda NTT), Selasa (13/10/2026).
Pembangunan sumur bor tersebut telah dilakukan sejak Komjen Pol Dr. Rudi Darmoko menjabat sebagai Kapolda NTT.
Program ini merupakan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat akan ketersediaan air bersih, sekaligus upaya menghadirkan fasilitas yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah NTT.
Kehadiran 33 sumur bor ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari, terutama di wilayah yang menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber air bersih.
Air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang berkaitan erat dengan kesehatan, kebersihan lingkungan, dan kualitas hidup masyarakat.
Baca Juga: Bhayangkari Polres Manggarai Salurkan Bantuan Kursi Roda dari Divisi Humas Polri Bagi Lansia Perempuan di Manggarai
Ketersediaan air yang memadai juga mendukung berbagai aktivitas rumah tangga serta membantu masyarakat menjalankan kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Karena itu, pembangunan 33 sumur bor ini tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan dalam memperoleh air bersih sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya yang tersedia secara bertanggung jawab.
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, SIK MH menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor yang telah dimulai sejak Komjen Pol Dr. Rudi Darmoko menjabat sebagai Kapolda NTT merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan mendasar masyarakat.
"Pembangunan 33 sumur bor ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan akses air bersih. Program ini telah dimulai sejak Bapak Komjen Pol Dr. Rudi Darmoko menjabat sebagai Kapolda NTT," ujar Kabid Humas.
Pihaknya berharap fasilitas yang dibangun dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk kehidupan sehari-hari.
"Kami berharap sumur bor ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan penting yang berdampak langsung pada kesehatan, kebersihan, dan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan pemanfaatan fasilitas air bersih juga membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat.
Oleh karena itu, pemeliharaan sumur bor serta penggunaan air secara bijak menjadi hal penting agar sarana yang telah dibangun dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Baca Juga: Polri Punya Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat”
Peresmian 33
sumur bor ini sekaligus mendukung pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui program tersebut, semangat pengabdian, kepedulian, dan kebersamaan diharapkan semakin kuat, sehingga keberadaan institusi
Polri dapat dirasakan tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam upaya mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dengan ditandatanganinya prasasti peresmian di Mapolda NTT pada Selasa (13/10/2026), 33 sumur bor tersebut diharapkan menjadi sarana yang bermanfaat bagi masyarakat sesuai lokasi dan peruntukannya.
Polda NTT berharap keberadaan sumur bor tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, dijaga bersama, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Melalui kegiatan ini, Polri terus mendorong kehadiran pelayanan yang humanis dan program-program yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di NTT.
Baca Juga: Bhayangkari Polres Manggarai Salurkan Bantuan Kursi Roda dari Divisi Humas Polri Bagi Lansia Perempuan di Manggarai