digtara.com -Rumah milik Helina Mija (80) di Kampung Wae Nakeng, Desa Poco Rutang, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) terbakar pada Senin (12/10/2026) subuh sekitar pukul 03.00 Wita.
Saksi mata di lokasi, Antonius Roy Kunang (44), menuturkan bahwa kobaran api pertama kali terlihat muncul di bagian atap dan plafon kamar tidur.
Menyadarinya, Antonius segera bergegas menyelamatkan Helina Mija keluar dari bangunan rumah sembari berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat, dibantu personel piket Polsek Lembor serta satu unit mobil tangki PDAM. Api akhirnya berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 04.30 WITA.
Meskipun dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, satu unit bangunan rumah permanen berukuran 10 x 18 meter hangus terbakar.
Kerugian material akibat insiden ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Estimasi kerugian material akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp 400 juta.
Baca Juga: Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Tatawa Labuan Bajo, 29 Orang Selamat dan Satu Penumpang Dalam Pencarian
Hingga saat ini, Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Lembor masih mengumpulkan bukti serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan untuk memastikan penyebab pasti
kebakaran.
Aparat keamanan dari Polsek Lembor, Polres Manggarai Barat sudah turun ke lokasi dan melakukan tindakan awal kepolisian. Sementara, penyebab kebakaran masih didalami.
Disamping upaya kepolisian, penanganan pasca bencana bagi korban juga mendapat perhatian dari jajaran pemerintah daerah setempat.
Sampai dengan saat ini, korban kebakaran tersebut sudah mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Desa Poco Rutang dan Pemerintah Kecamatan Lembor.
Polres Manggarai Barat kemudian menyalurkan bantuan kemanusiaan dan tali asih kepada Oma Helina Mija (80), seorang lansia yang menjadi korban musibah pada Selasa (13/10/2026) pagi.
Bantuan logistik dari Kapolres
Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, SIK diserahkan oleh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lembor, Ipda Vinsensius Hardi Bagus, SIP bersama jajaran personel di kediaman korban.
Kapolsek Lembor, Ipda Vinsensius Hardi Bagus, menyampaikan bahwa aksi tanggap bencana ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan empati Polri terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.
"Kami hadir di sini mewakili Bapak Kapolres
Manggarai Barat untuk menyerahkan tali asih dan bantuan perlengkapan dasar. Jangan dilihat dari jumlahnya, namun kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Ibu Helina Mija dan keluarga setelah musibah yang dialami," ujar Ipda Vinsensius.
Kapolsek Lembor menjelaskan bahwa bantuan logistik yang diserahkan berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dan fasilitas tidur bagi korban.
Paket bantuan tersebut meliputi kasur busa, puluhan lembar selimut dan sarung, bantal, beras sebanyak 20 kilogram, air mineral, susu, hingga beragam paket makanan instan serta biskuit.
Penyerahan bantuan tersebut diterima secara haru oleh Helina Mija bersama pihak keluarga.
Selain menyerahkan bantuan material, jajaran Polsek Lembor juga menawarkan bantuan tenaga fisik untuk membantu proses pemulihan pasca bencana.
"Personel kami siap diturunkan apabila dari pihak keluarga hendak melakukan kerja bakti pembersihan sisa-sisa reruntuhan dan puing bangunan bekas kebakaran," tambah Kapolsek.
Baca Juga: Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Tatawa Labuan Bajo, 29 Orang Selamat dan Satu Penumpang Dalam Pencarian