digtara.com -AR alias Antonius (25), pemuda asal Pomasule, Desa Sebowuli, kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, NTT ditemukan meninggal dunia pada Selasa (13/10/2026).
Korban ditemukan meninggal dunia dengan posisi tergantung pada balok bantalan seng atap rumah orang tuanya.
Korban ditemukan oleh ibu kandungnya YBh (46) saat pulang dari kebun yang langsung mengabari ayah korban MT (59) yang saat itu sedang bekerja di luar rumah.
Ibu korban, YBh mengaku kalau pada pagi hari ia ke kebun di Watungadha, Kabupaten Ngada untuk mencari pelepah kelapa.
Selesai mencari pelepah kelapa, YBh kembali ke rumah dan langsung beristirahat di di dapur rumah sambil mengunyah sirih pinang.
YBh sempat mencari sapu untuk membersihkan halaman rumah. Saat sedang mencari sapu, ia melihat sepeda motor milik korban sedang parkir di samping rumah.
Baca Juga: Kantor SAR Kupang Gelar Latihan Pertolongan di Permukaan Perairan
Melihat sepeda motor korban yang berada di samping rumah, YBh kembali masuk ke dalam rumah. Ia heran karena melihat handphone dan jaket korban berada di atas meja.
Kemudian YBh ke kamar korban untuk mengecek korban. Pada saat ia mengecek di dalam kamar korban, ia melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tergantung pada balok atap seng rumah.
YBh langsung histeris dan menuju ke korban lalu memeluk korban sambil menangis dan berteriak minta tolong pada warga sekitar.
MT, ayah korban saat itu sedang tidak berada di rumah karena sedang melakukan pekerjaan galian pembuangan lubang WC di rumah Fonisia Dhiu di Pomasule, Desa Sebowuli, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada.
Sekitar pukul 10.00 Wita, MT sempat pulang ke rumah untuk beristirahat. Saat itu ia melihat sepeda motor korban sedang parkir di samping rumah.
MT berjalan ke belakang rumah dan melihat korban sedang berdiri di belakang pintu rumah. Korban sempat menanyakan keberadaan ibunya dan MT menjawab kalau YBh masih berada di kebun.
Usai merokok, MT kembali ke rumah Fonisia Dhiu melanjutkan pekerjaannya menggali lubang pembuangan WC.
Selang beberapa saat, MT diberitahu oleh Maria Lobe kalau istri MT sedang menangis histeris di rumah.
MT langsung pulang rumah dan mendapati korban sudah meninggal dunia dalam keadaan gantung diri menggunakan tali yang diikat pada balok bantalan seng atap rumah.
Polisi dari Polres Ngada ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti.
Namun pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah. MT selaku ayah kandung korban kemudian membuat surat pernyataan.
Baca Juga: Kantor SAR Kupang Gelar Latihan Pertolongan di Permukaan Perairan