Warga Kota Kupang Antri BBM, Polisi Pantau Aktivitas SPBU

Imanuel Lodja - Rabu, 14 Oktober 2026 13:55 WIB
ist
Aparat keamanan saat memantau sejumlah SPBU

digtara.com -Antrian panjang kendaraan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kupang dalam beberapa hari ini.

Ratusan kendaraan baik roda empat dan roda dua antri panjang. para pemilik kendaraan dan pengendara hendak mengisi BBM di SPBU. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas, sehingga diperlukan pemantauan langsung guna memastikan situasi tetap tertib dan kondusif.

Hal ini menjadi perhatian jajaran Polsek Kota Raja dan Polsek Maulafa, Polresta Kupang Kota.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan menjaga situasi Keamanan serta Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), sejumlah Bhabinkamtibmas turun langsung melakukan pemantauan di SPBU yang berada di wilayah binaan masing-masing.

Pemantauan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Fatululi, Aiptu Teguh Dana, Bhabinkamtibmas Kelurahan Oebobo, Aipda Adi Bengu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Oebufu, Aipda Nusrianto Klakik, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Aipda Yanto Sodakain serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Naikoten I, Aiptu Agus Rea.

Di lokasi, para Bhabinkamtibmas memantau perkembangan situasi serta menghimbau masyarakat agar tetap bersabar, tertib dalam mengantri, dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu perselisihan antar pengendara.

Baca Juga: Pemuda di Ngada-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Personel Polsek Maulafa Polresta Kupang Kota juga melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di SPBU Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Pengamanan ini dilakukan menyusul terjadinya antrian panjang kendaraan roda dua maupun roda empat yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU tersebut.

Untuk mencegah kemacetan dan potensi gangguan Kamtibmas, personel Piket SPKT Polsek Maulafa dan Pospol Oepura diterjunkan langsung ke lokasi.

Petugas tampak mengatur barisan kendaraan agar tertib, memberikan himbauan kepada pengendara untuk tidak saling menyerobot antrean, serta memastikan pengisian BBM berjalan aman dan lancar.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, SIK MH menegaskan bahwa jajaran Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memantau situasi dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk dampak antrian panjang pengisian BBM.

Masyarakat juga diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas, tidak menyerobot antrian, serta mengikuti arahan petugas demi menjaga kelancaran dan keselamatan bersama.


Pengamanan ini juga merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

"Kami menerima informasi adanya antrian panjang kendaraan di SPBU. Untuk itu, kami segera menerjunkan personel piket SPKT dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan pengamanan dan pengaturan. Tujuannya agar aktivitas pengisian BBM berjalan tertib, mencegah kemacetan, dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya..

Kapolresta juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengendara, agar tetap sabar dan tertib dalam mengantri.

"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tertib, sabar dalam antrian, tidak melakukan aksi saling serobot, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kami juga meminta agar masyarakat tidak panik dan tidak melakukan penimbunan BBM. Kami akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan di SPBU yang ada di wilayah hukum kami," tambahnya.

Kegiatan pengamanan ini akan terus dilakukan secara rutin, sebagai upaya menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Kota Kupang.

Baca Juga: Pemuda di Ngada-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran dan Penyelaman Dalam Operasi Hari Kedua Tenggelamnya KM Feronia di Labuan Bajo

Nusantara

Pemuda di Ngada-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Nusantara

Kantor SAR Kupang Gelar Latihan Pertolongan di Permukaan Perairan

Nusantara

Sejumlah Sepeda Motor Diamankan Di Polres Sikka Pasca Patroli Akhir Pekan

Nusantara

Kapolda NTT Berganti, Komjen Pol Dr Rudi Darmoko Serahkan Pataka Polda NTT Ke Irjen Pol Reza Arief Dewanto

Nusantara

Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Tatawa Labuan Bajo, 29 Orang Selamat dan Satu Penumpang Dalam Pencarian