digtara.com -Kelangkaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) sangat terasa bagi warga masyarakat di kabupaten Alor, NTT.
Pemerintah Kabupaten Alor kemudian mengambil langkah dengan melakukan rapat koordinasi pada Rabu (14/10/2026) di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Alor.
Koordinasi penanganan kelangkaan dan kelancaran distribusi BBM di Kabupaten Alor dipimpin Sekda Kabupaten Alor, Melkisedek Belly, S.Sos M.Si didampingi steaf ahli bupati bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Kabupaten Alor, Yustus Dopong Abora, SP dan Kabag Perekonomian Setda Alor Yustin O. S. Makunimau, SE MM.
Pertemuan dihadiri para pemilik/perwakilan pihak SPBU, Tim Satgas Bahan Bakar Minyak (BBM) Kabupaten Alor serta staf Bagian Ekonomi Kabupaten Alor.
Dalam pertemuan tersebut terungkap kalau sampai dengan saat ini stok Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk wilayah Kabupaten Alor masih aman karena ketersediaan stok BBM yang ada di PT. Pertamina Kalabahi masih mencukupi sampai dengan 10 hari kedepan.
Pemerintah Daerah Kabupaten Alor memberikan penugasan kepada seluruh ASN yang berada di lingkup Kabupaten Alor yang memiliki kendaraan dinas wajib menggunakan BBM jenis Pertamax.
Baca Juga: Warga Kota Kupang Antri BBM, Polisi Pantau Aktivitas SPBU
Pemerintah Daerah Kabupaten Alor juga melakukan kajian dan melihat ketentuan yang ada untuk disiapkan SOP penyaluran di masing-masing kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Alor.
Selain itu, tim Satgas BBM Kabupaten Alor melaksanakan operasi Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai Rabu, 14 Oktober 2026.