Polres Sikka Gelar Operasi Sarang Narkoba di Pelabuhan Maumere

Imanuel Lodja - Kamis, 15 Oktober 2026 07:55 WIB
ist
Polres Sikka Gelar Operasi Sarang Narkoba di Pelabuhan Maumere

digtara.com -Satuan Reserse Narkoba Polres Sikka bersama personel gabungan mengintensifkan pengawasan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) atau operasi sarang Narkoba di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, Kabupaten Sikka.

Operasi berlangsung sejak Selasa (13/10/2026) malam hingga Rabu dini hari (14/10/2026) menyasar kendaraan truk ekspedisi berukuran besar yang akan naik maupun turun dari kapal Dharma Rucitra VII.

Pemeriksaan ini menjadi langkah preventif untuk mempersempit peluang penyelundupan dan peredaran gelap narkotika melalui jalur transportasi laut.

Di tengah aktivitas bongkar muat dan pergerakan logistik, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan, kabin, bak truk, serta barang muatan.

Operasi sarang Narkoba di wilayah hukum Polres Sikka dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Sikka, Iptu Faisal S. Alang, SH MH dengan melibatkan personel Satresnarkoba dan personel gabungan dari fungsi kepolisian lainnya.

Pelabuhan Lorens Say di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, menjadi titik pelaksanaan operasi.

Baca Juga: Warga Alor Diminta Cegah Illegal Fishing dan Destructive Fishing di Kawasan Konservasi Perairan

Sasaran pemeriksaan adalah kendaraan truk ekspedisi yang mengangkut komoditas hasil bumi untuk dikirim menggunakan kapal Dharma Rucitra VII dengan rute Maumere–Surabaya.

Sejumlah muatan yang diperiksa berupa komoditas hasil bumi, antara lain jagung, kelapa, jambu mete, dan barang lainnya.

Petugas memastikan kendaraan beserta muatannya melalui pemeriksaan guna mengantisipasi kemungkinan adanya narkotika, obat-obatan terlarang, maupun barang berbahaya yang diselundupkan dengan memanfaatkan aktivitas pengiriman barang.

Langkah ini penting karena pengawasan terhadap jalur distribusi bukan sekadar memastikan kelancaran arus logistik, melainkan juga bagian dari upaya menjaga wilayah dari ancaman peredaran gelap narkotika.

Dalam konteks tersebut, pemeriksaan di pelabuhan menjadi salah satu bentuk deteksi dini.

Aparat berupaya mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus membangun kewaspadaan di titik-titik transportasi yang memiliki peran penting dalam mobilitas barang dan manusia.

Dari pemeriksaan yang dilaksanakan, petugas tidak menemukan narkotika, obat-obatan terlarang, paket yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika, maupun barang berbahaya lainnya.

Kendati tidak ditemukan pelanggaran terkait sasaran operasi, hasil tersebut tidak mengurangi pentingnya pengawasan secara berkelanjutan.

Operasi ini menjadi pesan tegas bahwa jalur transportasi laut harus dijaga agar tidak dimanfaatkan sebagai sarana penyelundupan narkotika.

Aktivitas ekonomi dan pengiriman komoditas antardaerah harus berlangsung secara aman, tertib, dan terbebas dari praktik-praktik ilegal yang dapat merusak kehidupan masyarakat.

Baca Juga: Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran dan Penyelaman Dalam Operasi Hari Kedua Tenggelamnya KM Feronia di Labuan Bajo

Selain melakukan pemeriksaan fisik terhadap kendaraan dan muatan, personel gabungan juga menyampaikan imbauan kepada para sopir truk dan anak buah kapal (ABK) agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

Para pekerja transportasi laut dan darat tersebut juga diingatkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan kerja, mengenali aktivitas yang mencurigakan, serta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian apabila menemukan indikasi yang patut diwaspadai.

Keterlibatan masyarakat dan para pelaku transportasi menjadi unsur penting dalam upaya pencegahan.

Pengawasan aparat akan semakin efektif apabila didukung keberanian untuk melapor dan komitmen bersama untuk tidak memberikan ruang bagi peredaran gelap narkotika.


Perang terhadap narkoba bukan hanya persoalan penindakan setelah kejahatan terjadi.

Upaya tersebut juga membutuhkan edukasi, pengawasan, deteksi dini, serta kerja sama seluruh elemen masyarakat agar mata rantai peredaran gelap narkotika dapat dicegah sejak awal.

Operasi Sarang Narkoba tersebut merupakan bagian dari langkah preventif Polres Sikka untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peredaran narkotika di wilayah hukumnya, termasuk melalui jalur transportasi laut yang menghubungkan Maumere dengan daerah lain.

Pengawasan yang konsisten, pemeriksaan yang profesional, serta dukungan masyarakat diharapkan dapat mempersempit peluang bagi pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan jalur logistik untuk kepentingan ilegal.

Upaya menjaga Kabupaten Sikka dari ancaman narkoba membutuhkan ketegasan aparat sekaligus kesadaran kolektif masyarakat.

Baca Juga: Warga Alor Diminta Cegah Illegal Fishing dan Destructive Fishing di Kawasan Konservasi Perairan

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Kapolda NTT Komitmen Tingkatkan Kapasitas dan Karir Polwan di NTT

Nusantara

Warga Alor Diminta Cegah Illegal Fishing dan Destructive Fishing di Kawasan Konservasi Perairan

Nusantara

Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran dan Penyelaman Dalam Operasi Hari Kedua Tenggelamnya KM Feronia di Labuan Bajo

Nusantara

Warga Kota Kupang Antri BBM, Polisi Pantau Aktivitas SPBU

Nusantara

Pemuda di Ngada-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Nusantara

Kantor SAR Kupang Gelar Latihan Pertolongan di Permukaan Perairan