Pemuda di Oesapa-Kupang Ditemukan Meninggal Gantung Diri Dalam Dapur

Imanuel Lodja - Sabtu, 17 Oktober 2026 08:35 WIB
ist
Aparat kepolisian mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan meninggal dalam dapur

digtara.com -LN, seorang pria berusia 19 tahun ditemukan meninggal dengan kondisi gantung diri dalam dapur rumahnya di Jalan Pelita, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, pada Jumat (16/10/2026) pagi.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, SIK MH melalui Kapolsek Kota Lama, AKP Zainal Arifin Abdurahman, SH mengatakan peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 05.05 Wita, oleh kakak kandung korban. AN (23) yang saat itu hendak melakukan aktivitas rutin di rumah.

Saat kembali dari tempat mencuci piring yang berada di samping dapur, AN melihat korban dalam kondisi tergantung dan segera memberitahukan kejadian tersebut kepada anggota keluarga lainnya.

"Keluarga kemudian mendatangi dapur untuk memeriksa kondisi korban. Setelah mengetahui korban sudah tidak bernafas, keluarga menghubungi pihak terkait untuk meminta bantuan penanganan," ungkap Kapolsek.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Oesapa, Aipda Kefas Tafoki menghubungi Pamapta Polresta Kupang Kota untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Pamapta SPKT Polresta Kupang Kota, Tim Inafis, dan personel piket Polsek Kota Lama tiba di TKP, kemudian memasang garis polisi dan melakukan olah TKP serta pemeriksaan awal terhadap kondisi korban.

Jenazah korban dievakuasi ke ruang pemulasaraan jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Drs. Titus Uly Kupang untuk menjalani pemeriksaan medis, berupa visum luar.

"Berdasarkan temuan awal di lokasi, korban ditemukan dengan tali senar yang terikat pada leher dan bagian atap dapur. Meski demikian, penyebab serta keadaan yang melatarbelakangi peristiwa tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut," jelas Kapolsek Kota Lama.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui sehari-hari membantu tetangganya berjualan di kawasan Pantai Nunsui, Kelurahan Oesapa, Kota Kupang.

Baca Juga: Sempat Berupaya Kabur, Pelaku Persetubuhan Anak di Rote Ndao Diamankan Anggota Resmob Rote Ndao di Kota Kupang


Keluarga menyampaikan bahwa korban terakhir diketahui pergi untuk membantu aktivitas berjualan di lokasi tersebut.

"Kami menghimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai peristiwa tersebut. Penanganan kejadian ini akan dilakukan secara profesional, dengan mengedepankan pemeriksaan di TKP dan koordinasi dengan pihak medis, guna memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan," ujar Kapolsek.

Pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk memberikan ruang bagi keluarga yang sedang berduka, tidak menyebarkan foto maupun informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan penanganan peristiwa ini kepada pihak kepolisian.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kepedulian terhadap keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar. Apabila mengetahui seseorang sedang menghadapi persoalan berat atau membutuhkan bantuan, masyarakat diharapkan hadir memberikan dukungan dan membantu menghubungkan yang bersangkutan dengan keluarga maupun pihak yang dapat memberikan pertolongan," pesan Kapolsek AKP Arifin.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Sempat Berupaya Kabur, Pelaku Persetubuhan Anak di Rote Ndao Diamankan Anggota Resmob Rote Ndao di Kota Kupang

Nusantara

Bupati Sabu Raijua Dipolisikan Warganya

Nusantara

Pria Mabuk Miras di Kupang Aniaya Adik dan Ayah Kandung

Nusantara

Petani di Alor Dibacok Dua Pria Bersepeda Motor

Nusantara

Pria Nginap di Kost Perempuan, Penghuni Kost di Kupang Diberi Pembinaan

Nusantara

Camat Dan Kades di Kabupaten TTS Dibekali Soal Pencegahan Korupsi