Kemenpar akan Memoles Danau Toba Jadi Destinasi Wisata Kuliner dan Belanja

- Minggu, 14 Juli 2019 01:03 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201907/Kemenpar-Akan-Memoles-Danau-Toba-Jadi-Destinasi-Wisata-Kuliner-dan-Belanja.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Digtara.com | MEDAN – Pihak Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memoles Danau Toba. Kali ini yang menjadi fokus Kemenpar adalah menjadikan Danau Toba sebagai destinasi belanja dan kuliner.

Dukungan Kemenpar dilakukan pada Workshop Wisata Kuliner dan Belanja dalam rangka Pemberian Dukungan Prioritas Nasional: Perintisan Destinasi Pariwisata Prioritas Pengembangan Destinasi Pariwisata Nasional Toba.

Kegiatan dilaksanakan di Esther Hotel Silangit, Jalan Siborong Borong-Parapat, Nomor 75, Silando, Muara, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Menurut Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar, Lokot Ahmad Enda, pengembangan Danau Toba harus dilakukan.

“Kita harus mengembangkan destinasi ini agar lebih menjual. Agar lebih banyak wisatawan mancanegara yang datang. Lewat workshop, kita coba kembangkan hal itu,” kata Lokot, Sabtu (13/7).

Kemenpar akan terus menggali potensi yang ada di Danau Toba, tujuannya agar bisa ditawarkan ke wisatawan, termasuk menggali potensi wisata dan belanja. Dalam workshop kali ini, Kemenpar mengajak Kabupaten Tapanuli Utara, Toba Samosir, juga Humbang Hasundutan.

Kasubid Destinasi Area 1B Kemenpar, Andhy Marpaung menyebut, dalam workshop disampaikan juga agar Danau Toba menjadi destinasi ramah buat seluruh wisatawan. Termasuk ramah untuk wisatawan muslim.

“Kunjungan wisatawan Malaysia di Danau Toba dan Sumatera Utara cukup besar. Porsinya selalu dominan, dan bisa dikomparasi dengan paspor asing lain. Kita ingin agar Danau Toba ramah terhadap semua wisatawan,” sebutnya.

Pergerakan wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Sumatera Utama, termasuk Danau Toba, sangat menjanjikan. Selama triwulan pertama 2019, kunjungan wisatawan Negeri Jiran mencapai 30.003 orang. Sementara wisatawan Singapura berada di strip 2 dengan angka 4.098 orang wisatawan.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyampaikan, pengembangan memang harus dilakukan. Apalagi Danau Toba menyandang status Destinasi Super Prioritas. Tuntutan dari Danau Toba adalah menghadirkan lebih banyak wisatawan mancanegara.

“Kita harus melakukan berbagai treatment untuk mendukungnya. Inovasi harus dilakukan. Promosi juga terus dijalankan. Kita ingin Danau Toba selalu di-upgrade. Selalu ada yang baru untuk menarik minat wisatawan,” tegasnya.[ana]


Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Nusantara

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Nusantara

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Nusantara

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Nusantara

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Nusantara

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo